Coba Investasi Reksa Dana, Simak Tips Jitu Ini!

Market - Thea Fathanah Abrar, CNBC Indonesia
13 October 2019 10:43
Coba Investasi Reksa Dana, Simak Tips Jitu Ini! Foto: Pasar Saham Lesu Darah, Reksa Dana Berguguran
Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi para investor yang cenderung bermain aman dan menghindari resiko tinggi (high risk), reksa dana bisa menjadi pilihan dalam berinvestasi. Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto membeberkan beberapa tips jitu yang bisa dicoba sebelum memulai investasi reksa dana.

Perlu diketahui, walaupun zaman sudah canggih sehingga investor dapat mereview portofolio setiap har, Rudiyanto tidak merekomendasikan hal tersebut. Menurutnya, lebih baik portofolio reksa dana direview per 3-6 bulan.


"Kalau tiap hari kita cek, pas marketnya lagi fluktuatif, yang tadinya mau jangka panjang malah jadi kayak seperti panik sendiri. Kalau menurut saya sih, kalau kita investasi, 3-6 bulan sekali kalau kita review itu tidak apa-apa," ujar Rudiyanto dalam CNBC Investime.


Selain itu, investor juga harus memperhatikan beberapa hal lain, seperti menyiapkan dana darurat sebelum investasi, pilih reksa dana sesuai jangka waktu dan pertimbangakn untuk diversifikasi investasi.

"Biasanya orang yang tidak panik, dia sudah punya dana darurat. Jadi kalau kondisinya lagi jelek, dia tidak ada urgensi untuk 'aduh saya mau cairin mau pakai untuk ini-itu'," ungkap Rudiyanto.

Menurutnya, masalah orang mencairkan dana sebelum jatuh tempo karena pasti membutuhkan dana tiba-tiba. "Jadi itu harus diminimalkan dengan cara punya dana darurat, baru berinvestasi," lanjutnya.

Selanjutnya memilih reksa dana sesuai jangka waktu. Sejauh ini sudah ada beberapa jangka waktu, seperti kurang dari setahun, 1-3 tahun, di atas 3 tahun, serta di atas 5 tahun.

"Pertimbangkan juga untuk melakukan diversifikasi. Kadang-kadang jenis reksa dana jangka panjang itu bagus, tapi jangka pendeknya mungkin bergejolak. Jadi kalau dikombinasikan dengan pendapatan tetap campuran pasar uang, bisa saja yang lain tidak terlalu bergejolak," paparnya.

Terakhir, Rudiyanto menyarakan investor untuk mencoba membeli reksa dana di 2-3 tempat guna membandingkan dan mempertimbangkan yang paling baik. "Orang bisa beli di 2-3 tempat berbeda untuk merasakan experiencenya," tutupnya.



(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading