AS Berikan 'Gestur Positif' ke China, Wall Street Dibuka Naik

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
12 September 2019 20:44
AS Berikan 'Gestur Positif' ke China, Wall Street Dibuka Naik Foto: Bursa New York (AP Photo/Richard Drew))

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (12/9/2019) menyambut penundaan penetapan tarif baru AS terhadap produk China dan rencana quantitative easing lanjutan dari Uni Eropa.

Indeks Dow Jones Industrial Average (Dow Jones) menguat 0,2% (57 poin) pada pembukaan pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB), tetapi 10 menit kemudian surut jadi hanya 0,22% (30 poin) ke 27.167,14. Di sisi lain, indeks S&P 500 tumbuh 0,27% (8,1 poin) ke 3.009,55 dan indeks Nasdaq bertambah 0,5% (41,8 poin) ke 8.210,3.

Presiden AS Donald Trump sepakat menunda tarif tambahan terhadap produk China selama dua pekan ke depan, sebagai "penanda iktikad baik." Kebijakan ini memicu ekspektasi berakhirnya friksi antara dua negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut.

"Memang betul bahwa pertikaian dagang antara AS dan China melandai dalam beberapa pekan yang lalu," tutur Michael Shaoul, chairman dan CEO Marketfield Asset Management, dalam laporan risetnya sebagaimana dikutip CNBC International.

AS dan China telah saling serang dengan penerapan tarif tinggi terhadap produk masing-masing yang total nilainya mencapai miliaran dolar AS sejak awal 2018, yang membuat pasar keuangan tertekan dan memperburuk sentimen bisnis dan konsumen. Pejabat dari kedua negara dijadwalkan bertemu di Washington awal Oktober nanti.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam program "Squawk Box" CNBC International mengatakan bahwa Trump bisa meneken kesepakatan dagang dengan China dalam waktu dekat, tetapi pihaknya menginginkan kesepakatan yang "bagus" untuk kaum pekerja AS.

Di sisi lain, investor juga mencerna kebijakan bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang baru saja memangkas bunga acuan deposito sebesar 10 basis poin dan melancarkan program pembelian obligasi putaran baru, dengan target nilai 20 miliar euro dalam jangka waktu yang tidak dibatasi.

Kurs euro melemah 0,4% terhadap dolar AS menyusul pengumunan tersebut. Harga emas berjangka menguat lebih dari 1% ke US$ 1.520 per troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA





(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading