Dari BSDE Hingga AALI, Simak Saham Rekomendasi Broker

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
13 June 2019 08:45
Dari BSDE Hingga AALI, Simak Saham Rekomendasi Broker
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan kemarin ditransaksikan di teritori negatif, hingga pasar ditutup, IHSG melemah 0,47% ke level 6.276,18.

Lesunya perdagangan kemarin masih terimbas sentimen negatif panasnya tensi antara AS dan China di bidang perdagangan membuat aksi jual dilakukan oleh pelaku pasar saham Asia.

Kinerja IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang kompak ditransaksikan di zona merah: indeks Nikkei turun 0,35%, indeks Shanghai turun 0,56%, indeks Hang Seng turun 1,73%, indeks Straits Times turun 0,26%, dan indeks Kospi turun 0,14%.


Sebelum memulai perdagangan hari ini, Kamis (13/6/2019) dibuka, berikut saham-saham yang direkomendasikan broker sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia yang layak disimak:

1. Panin Sekuritas - IHSG Bergerak Sideways
Penurunan nett sell yang minim tidak membuat tren IHSG berubah, namun yang perlu diperhatikan posisi IHSG masih belum berubah dari halangan MA60 dan rawan penutupan gap pada 6.204.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways untuk sementara pada level 6.250 - 6.300. Namun secara keseluruhan, IHSG masih berpotensi menguat.

Saham pilihan:
  • BSDE
  • MAIN
  • SMBR
  • TRAM
2. Pilarmas Investindo Sekuritas - Inflasi di China Meningkat
Sentimen perdagangan global bersumber dari aksi demonstrasi di Hong Kong yang menolak ekstradisi ke China. Atas aksi ini, indeks acuan Hang Seng kemarin terkoreksi 1,7%, investor dan pelaku pasar memilih keluar dari Hong Kong. Selain itu, permintaan atas uang tunai juga dilaporkan naik.

Sementara itu, dari China, Biro Statistik Negeri Tirai Bambu menyampaikan indeks harga konsumen (IHK), secara tahunan naik dari sebelumnya 2,5% menjadi 2,7%. Kenaikan disebabkan karena harga makanan yang lebih cepat akibat dan gangguan pasokan daging babi yang disebabkan oleh flu babi Afrika.

Selain itu, indeks harga produsen (PPI) turun menjadi 0,6% dari sebelumnya 0,9% karena tensi dagang AS - China. Secara teknikal, saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah pada level 6.256 - 6.296.

Saham pilihan:
  • CTRA
  • ISSP
  • MGRO
  • UNVR
3. Mega Capital Sekuritas - Ekspektasi Fed Turunkan Bunga Acuan
Kemarin, IHSG melemah 0,47% setelah ditutup menguat selama dua hari terakhir. Sektor pertambangan dan sektor infrastruktur menjadi penekan utama penurunan IHSG. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell sebesar Rp 189.52 miliar, mengakhiri reli aksi beli selama empat hari berturut-turut.

IHSG melemah seiring dengan bursa Asia lainnya setelah komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang China dan Federal Reserve membawa ketidakpastian baru bagi investor.

Adapun, Wall Street ditutup melemah seiring dengan pelemahan saham perbankan di tengah meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga AS. Rilis data harga konsumen yang sesuai ekspektasi serta ekspektasi The Fed akan menahan perlambatan ekonomi global mendorong ekspektasi penurunan tingkat suku bunga The Fed setidaknya dua kali hingga akhir tahun 2019.

Hari ini bursa regional diperkirakan akan bergerak melemah, IHSG akan melaju pada level 6.255 - 6.295.

Saham pilihan:
  • GIAA
  • TKIM
  • WSKT
  • APLN
4. Binaartha Sekuritas - Potensi Koreksi Lanjutan IHSG
IHSG ditutup melemah 0,47% di level 6276.177 pada 12 Juni 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6256.805 hingga 6237.432. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6296.184 hingga 6316.190. Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif.

Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Saham pilihan:
  • AALI
  • BNGA
  • INCO
  • KLBF
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading