Ikuti Jejak Wall Street, Bursa Saham Asia Tancap Gas!

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
05 June 2019 08:59
Ikuti Jejak Wall Street, Bursa Saham Asia Tancap Gas!
Jakarta, CNBC Indonesia - Seluruh bursa saham utama kawasan Asia mengawali perdagangan hari ini di zona hijau: indeks Nikkei naik 1,27%, indeks Shanghai naik 0,72%, indeks Hang Seng naik 1,32%, dan indeks Kospi naik 0,83%. Sementara itu, bursa saham Singapura diliburkan seiring dengan peringatan hari raya Idul Fitri.

Bursa saham regional berhasil mengekor jejak Wall Street yang juga membukukan penguatan pada perdagangan kemarin (4/6/2019): indeks Dow Jones melesat 2,06%, indeks S&P 500 melejit 2,14%, dan indeks Nasdaq Composite meroket 2,65%.

Optimisme bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan memangkas tingkat suku bunga acuan menjadi faktor yang melandasi aksi beli di Wall Street dan bursa saham Benua Kuning.


Kemarin, Gubernur The Fed Jerome Powell memberi sinyal pemangkasan tingkat suku bunga acuan yakni dengan mengubah standar referensinya dari The Fed yang "sabar" dalam menentukan suku bunga menjadi bank sentral akan memperhatikan dampak perang dagang dan akan mengambil tindakan "yang sesuai".

"Kami tidak tahu bagaimana atau kapan isu-isu (perdagangan) ini akan terselesaikan," kata Powell, dilansir dari Reuters.

"Kami memantau dengan ketat dampak dari berbagai perkembangan ini terhadap proyeksi perekonomian AS dan, selalu, kami akan mengambil tindakan yang sesuai untuk mempertahankan pertumbuhan (ekonomi), dengan pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi yang ada di sekitar target simetris 2% kami," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden The Fed St. Louis James Bullard mengatakan dalam sebuah pidato bahwa pemangkasan tingkat suku bunga acuan mungkin perlu segera dilakukan.

Di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia saat ini, memang pemangkasan tingkat suku bunga acuan dianggap sebagai opsi yang paling bijak.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading