Akhirnya Ada Secercah Harapan Rupiah Bisa Menguat Hari Ini

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
15 May 2019 07:47
Akhirnya Ada Secercah Harapan Rupiah Bisa Menguat Hari Ini Foto: Warga menukarkan sejumlah uang di mobil kas keliling dari sejumlah bank yang terparkir di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (13/5/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah sekian lama melemah, akhirnya rupiah punya kesempatan untuk menguat pada perdagangan Rabu (15/5/2019)

Hal itu terindikasi dari pergerakan kurs rupiah di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) yang diperdagangkan di luar negeri. Pada pasar NDF kurs rupiah menguat di semua periode dibanding posisi penutupan perdagangan Selasa (14/5/2019).



Sebagai informasi, pergerakan kurs rupiah di pasar spot, biasanya akan searah dengan pasar NDF. Hanya ada sedikit kasus di mana rupiah dapat melawan arah NDF. Namun bukan berarti mustahil.


Berikut kurs rupiah di pasar NDF:

Periode Kurs 14 Mei 2019 16:00 WIB Kurs 15 Mei 2019 07:02 WIB
1 Pekan Rp 14.478 Rp 14.444,8
1 Bulan Rp 14.581 Rp 14.544
2 Bulan Rp 14.672 Rp 14.625
3 Bulan Rp 14.771 Rp 14.732
6 Bulan Rp 14.983,5 Rp 14.936
9 Bulan Rp 15.195,5 Rp 15.159
1 Tahun Rp 15.401,5 Rp 15.349
2 Tahun Rp 16.201,9 Rp 16.050


Setelah sempat membuncah pada hari Senin (13/5/2019), sentimen perang dagang sudah semakin surut.

Bahkan harapan damai dagang ternyata belum benar-benar hilang sama sekali.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa dialog dengan China masih terus berlangsung.

"Kami terus berdialog. Selalu berlanjut," ujar Trump, mengutip Reuters. Dirinya juga telah mengumumkan rencana pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping.



Sebelumnya Trump mengatakan bahwa pihaknya akan membuat kesepakatan dengan China pada waktu yang tepat, dan itu bisa terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan.

Setidaknya ucapan Trump dapat membuat risk appetite investor agak naik.

Namun pelaku pasar masih waspada akan nasib rilis data ekspor-impor Indonesia yang akan diumumkan hari ini. Bila defisit kembali membengkak, bukan tidak mungkin rupiah kembali melemah.


TIM RISET CNBC INDONESIA


(taa/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading