Analisis Teknikal

Besok Ada Peluang Rupiah Menguat, Asal..

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
24 April 2019 21:08
Besok Ada Peluang Rupiah Menguat, Asal..
Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berhasil memangkas pelemahan pada perdagangan hari ini, dan berakhir di level 14.090 atau melemah 0,14% padahal hampir sepanjang perdagangan mata uang garuda ini bergerak di atas 14.100.

Bank Indonesia (BI) yang akan mengumumkan suku bunga Kamis (25/4/19) besok bisa jadi akan menggerakkan rupiah.

BI diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 6%, namun yang bisa diperhatikan bagaimana kondisi ekonomi Indonesia saat ini dan outlook ke depannya di tengah isu pelambatan ekonomi global, dan adakah peluang suku bunga akan dipangkas?


Di sisi lain, jelang rilis data produk domestik bruto (PDB) AS, para pelaku pasar kemungkinan lebih berhati-hati masuk ke dolar. Meski PDB kuartal I 2019 diprediksi cukup tinggi oleh Federal Reserve/The Fed, yakni 2,8% namun tetap saja ada kemungkinan rilis sebenarnya tidak setinggi itu.

Sebagai perbandingan, data dari Forex Factory menunjukkan prediksi PDB AS sebesar 2,2%. Data ini akan dirilis Jumat (24/4/19).

Analisis Teknikal

Besok Ada Peluang Rupiah Menguat, Asal.. Grafik: Rupiah (USD/IDR) harian                                                              Sumber: Refinitiv


Pada grafik harian, rupiah melawan dolar yang disimbolkan USD/IDR (garis oranye) berada di atas rerata pergerakan (Moving Average/MA) 5 hari yang ditunjukkan dengan garis ungu.

Indikator Stochastic (grafik bagian bawah) bergerak naik dari level jenuh jual (oversold) dari sisi dolar AS, yang berarti dalam beberapa hari sebelumnya mata uang AS ini terus mengalami aksi jual hingga mengalami jenuh. Di sisi lain permintaan rupiah mengalami peningkatan.

Area di sekitar MA 20 (garis hijau) menjadi resisten (tahanan atas) yang terlihat cukup kuat, yakni 14.135.

Besok Ada Peluang Rupiah Menguat, Asal.. Grafik: Rupiah (USD/IDR) 1 Jam                                                                Sumber: Refinitiv

Sementara jika melihat grafik 1 jam, rupiah masih bergerak di atas MA 5 dan 20, namun indikator Stochastic telah bergerak turun dari area jenuh beli (overbought). Hal ini memberikan peluang penurunan USD/IDR atau penguatan rupiah.

Stochastic merupakan leading indicator atau indikator yang mendahului pergerakan harga. Stochastic yang bergerak naik dari wilayah overbought kemungkinan akan terus bergerak turun setidaknya dalam jangka pendek karena dilihat dari grafik 1 jam, yang membuka peluang pelemahan rupiah menguat besok (USD/IDR bergerak turun).

Selama tidak menembus atau selama tertahan di bawah resisten 14.135 USD/IDR berpotensi turun (rupiah menguat) ke area 14.050.

Yang patut diwaspadai ketika resisten berhasil ditembus, ada kemungkinan rupiah akan melemah lebih jauh ke area 14.155

TIM RISET CNBC INDONESIA



(pap/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading