Mari Intip Pergerakan Rupiah Jelang Pencoblosan

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
15 April 2019 14:10
Mari Intip Pergerakan Rupiah Jelang Pencoblosan
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam tiga kali perlehatan Pemilu Presiden (Pilpres) pasca krisis ekonomi 1998 (2004 dua putaran) sebelum tahun ini, rupiah selalu menunjukkan tren penguatan dalam sepekan sebelum pencoblosan.

Pergerakan rupiah jelang Pilpres bisa memberikan gambaran optimisme pelaku pasar akan stabilitas politik. Rupiah yang menguat bisa menggambarkan sentimen positif dari para investor, begitu juga sebaliknya.

Berikut data-data pergerakan rupiah sepekan sebelum Pilpres sejak 2004.


Sesuai Tren, Rupiah Selalu Menguat Jelang PilpresSumber: Refinitiv

Rupiah diperdagangkan dengan simbol USD/IDR, sehingga jika rupiah mengalami penguatan USD/IDR akan bergerak turun. Persentase penurunan yang minus (-) berarti rupiah mengalami penguatan. 

Pilpres 2004
Pilpres putaran pertama tahun 2004 diadakan pada hari Senin tanggal 5 Juli, yang diikuti lima pasang calon presiden dan calon wakil presiden, Wiranto - Salahuddin Wahid, Megawati Sukarno Putri - Hasyim Muzadi, Amien Rais - Siswono Yudohusodo, Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla, dan Hamza Haz - Agum Gumelar. Pada putaran pertama rupiah mencatat penguatan 3,18% sepekan sebelumnya Pilpres.

Pada putaran kedua yang juga dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 September, mempertemukan pasangan, Megawati Sukarno Putri - Hasyim Muzadi dengan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla. Rupiah sekali lagi mencatat penguatan sebesar 2,63% dalam lima hari perdagangan sebelum pencoblosan.

Pilpres 2009
Pemilihan Presiden di tahun 2009 menampilkan 3 calon, Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono, Megawati Sukarno Putri - Prabowo Subianto, dan Jusuf Kalla - Wiranto.

Pilpres diadakan pada hari Rabu tangga 8 Juli, dimana dalam tujuh hari perdagangan sebelum pilpres, rupiah berhasil menguat 0,3%.

Sesuai Tren, Rupiah Selalu Menguat Jelang PilpresSumber: Refinitiv


Pilpres 2014
Jika pada Pilpres sebelumnya didominasi wajah-wajah lama dalam dunia politik, pada tahun 2014 muncul wajah baru sebagai calon presiden, Joko Widodo (Jokowi). Berpasangan dengan mantan wakil presiden 2004-2009 Jusuf Kalla, Jokowi melawan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

Pencoblosan dilakukan pada hari Rabu tanggal 9 Juli, tujuh hari sebelum pencoblosan, rupiah berhasil menguat 3,11%.

Pilpres 2019
Rematch antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto terjadi pada Pilpres tahun ini, dengan pasangan yang berbeda. Jokowi menggandeng Ma'aruf Amin, sementara Prabowo memilih Sandiaga Uno.

Dua hari ke depan, atau Rabu (17/4/19) akan dilakukan pencoblosan, dan tren penguatan rupiah dalam sepekan sebelum Pilpres berlanjut di tahun ini.

Sepanjang pekan lalu rupiah berhasil menguat 0,21%. Jika ditambah dengan penguatan di pertengahan perdagangan hari ini Senin (14/4/19) rupiah mencatat penguatan 0,39% dimana mata uang garuda bergerak di kisaran Rp 14.065 pada pukul 13:00 WIB.


TIM RISET CNBC INDONESIA (pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading