MARKET DATA
ANALISIS TEKNIKAL

Profit Taking Membayangi, Bagaimana Nasib IHSG Sesi II?

Yazid Muamar,  CNBC Indonesia
20 February 2019 13:09
Profit Taking Membayangi, Bagaimana Nasib IHSG Sesi II?
Foto: Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Mengawali perdagangan di zona Hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan sesi I terkoreksi 0,08% ke level 6.489, Rabu (20/2/2019). Aksi profit taking kembali terjadi, di mana IHSG sepanjang hari kemarin sempat bergerak di zona hijau akhirnya terkikis karena aksi ambil untung.

Sektor yang menjadi sasaran jual pelaku pasar antara lain keuangan, konsumer dan infrastruktur. Aksi ambil untung tersebut tampaknya dilakukan oleh investor lokal mengingat investor asing masih membukukan net buy senilai Rp 183 miliar di pasar reguler.

Secara teknikal, IHSG menunjukan tanda-tanda koreksi lanjutan. Pola short black candle menggambarkan bahwa IHSG masih belum mempunyai kekuatan untuk menetap di atas level 6.500 sebagai penghalang kenaikannya (resistance).
Aksi Profit Taking Membuat IHSG Potensi Berakhir NegatifSumber: Refinitiv
IHSG berpotensi mengakhiri perdagangan di zona merah. Namun, koreksinya berpotensi tidak terlalu dalam mengingat IHSG masih berada di atas rata-ratanya selama lima dan dua puluh hari (moving average five/MA5) atau (MA20). Posisi terbut menggambarkan IHSG masih memiliki kecenderungan mengikuti tren naiknya sejak awal tahun.

Level 6.450 akan menjadi penahan pelemahan (support) yang cukup kuat bagi IHSG apabila terjadi koreksi lanjutan.

TIM RISET CNBC INDONESIA
(yam/hps) Add logo_svg as a preferred
source on Google
Next Article Analisis Penyebab IHSG Ambles Nyaris 2% Hingga Balik ke Level 6.800


Most Popular
Features