Debitur Bank Besar, Siap-siap Anda Wajib IPO

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
16 January 2019 15:43
Debitur Bank Besar, Siap-siap Anda Wajib IPO
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mewacanakan untuk memberikan kewajiban (mandatory) kepada perbankan untuk mengarahkan para debitur yang selama ini menarik kredit dalam jumlah besar untuk mencatatkan saham perdana (IPO) sebagai salah satu pilihan dalam menggalang dana.

Selama ini, menurut catatan BEI, baru ada dua perbankan yang aktif untuk mengarahkan nasabah besarnya untuk melakukan aksi korporasi penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan dua bank tersebut secara sukarela aktif dalam 'menyodorkan' debitur-debiturnya yang memiliki profil sesuai dengan profil kredit dan profil perusahaannya.

"Baru dua itu yang melaksanan, tapi wacana dan sosialisasi jalan terus," kata Hasan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (16/1).

Menurut dia, hal ini merupakan salah satu bentuk sinergi dengan stakeholder yang ada di pasar modal. "Logikanya semakin besar perusahaan yang mencatatkan saham, menjadi potensi misalnya transaksi lebih diaspek mereka," tambah dia.

Dia menyebutkan, selama ini dua debitur bank tersebut yang melakukan IPO memiliki portofolio kredit dengan nilai mencapai Rp 1 triliun. Biasanya, kata Hasan, kategorisasi profil ini dilakukan terlebih dahulu oleh pihak perbankan dan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan bursa dan lembaga intermediary atau perantara lainnya.

"Mudah-mudahan tanpa mandatory tetap akan ada. Kami akan jalani prosesnya, kami datangi satu-satu tapi juga rangkul intermediaries-nya," katanya.




(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading