CPIN dan BMRI Naik

Sepekan Desember, Klasemen Kapitalisasi Pasar Berubah

Market - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
07 December 2018 18:53
Sepekan Desember, Klasemen Kapitalisasi Pasar Berubah
Jakarta, CNBC Indonesia - Penguatan pasar saham 1,15% sepekan pertama Desember 2018 telah mengubah konstelasi papan kapitalisasi pasar terbesar penghuni Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Kenaikan saham tersebut telah melambungkan harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 17,64% menjadi Rp 7.000 dari sebelumnya Rp 5.950 sejak akhir November. 

Kenaikan tersebut juga turut membuat kapitalisasi pasar (market cap) produsen pakan unggas itu naik dengan porsi yang sama menjadi Rp 114,79 triliun dan membawanya masuk ke dalam papan 10 besar emiten. 


Kenaikan posisi nilai pasar perusahaan keluarga Jiavaranon dari Thailan itu langsung dua peringkat, yaitu dari posisi ke-12. Kondisi yang serupa juga terjadi pada harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Bank BUMN tersebut mengalami kenaikan harga saham 1,35% menjadi Rp 7.500 dari sebelumnya Rp 7.400.
 

Alhasil, kapitalisasi pasarnya juga naik dengan besaran serupa menjadi Rp 346,5 triliun dan posisi market cap perseroan bisa merangsek ke posisi ke-5. 

Posisi BMRI masih di bawah bank swasta nasional terbesar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), BUMN beraset terbesar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), produsen rokok A Mild dan Marlboro PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan BUMN telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). 

Nama bank yang dipimpin Kartika Wirjoatmojo tersebut diikuti oleh produsen barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang masih mengalami koreksi harga. 

Di bawah Unilever, terdapat nama raksasa otomotif PT Astra International Tbk (ASII) yang turun dua peringkat ke posisi-7. 

Penurunan peringkat induk Grup Astra milik konglomerasi Jardine Matheson Holdings Ltd asal Hong Kong tersebut akibat koreksi yang terjadi empat hari berturut-turut.  

Penurunan beruntun terjadi sejak berada pada Rp 8.600 pada 3 Desember menjadi Rp 8.100 kemarin meskipun berhasil menguat hari ini. 

Akibat dinamika pasar saham selama sepekan ini, harga saham dan kapitalisasi pasar PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga turun 1,5% menjadi Rp 9.700 dan membuat kapitalisasi pasarnya Rp 113,12 triliun.  

Koreksi tersebut turut membuat nama produsen mi instan paling populer di Indonesia yaitu Indomie tersebut tidak lagi terlihat dalam 10 besar kapitalisasi pasar bursa saham karena turun ke peringkat 11.

 
Posisi NovemberEmitenKodeMarket Cap 12/7/2018 (Rp tr)
11Bank Central Asia Tbk, PTBBCA633.40
22Bank Rakyat Indonesia Tbk, PTBBRI442.05
33HM Sampoerna Tbk, PTHMSP433.87
44Telekomunikasi Indonesia TBk , PTTLKM363.56
56Bank Mandiri Tbk, PTBMRI346.50
67Unilever Indonesia Tbk, PTUNVR335.72
75Astra International Tbk, PTASII332.98
88Gudang Garam Tbk, PTGGRM161.29
99Bank Negara Indoneisia Tbk, PTBBNI158.31
1012Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PTCPIN114.79
Sumber: Diolah 


TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading