Mau Rights Issue, Saham Properti Hary Tanoe Bergerak Liar

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
02 October 2018 - 10:34
Mau Rights Issue, Saham Properti Hary Tanoe Bergerak Liar
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT MNC Land Tbk (KPIG) pada perdagangan hari ini naik signifikan di tengah sentimen di sektor properti yang masih melambat. Perseroan berencana menambah modal lewat penerbitan saham baru (rights issue) yang kemudian diikuti pemecahan nilai saham (stock split).

Hingga satu jam lebih perdagangan saham berlangsung, harga saham KPIG naik 8,09% ke level Rp 147/saham. Volume perdagangan tercatat mencapai 24,12 juta saham senilai Rp 3,62 miliar.

Dari awal tahun hingga perdagangan hari ini, harga saham perusahaan properti milik pengusaha Hary Tanoesodibjo ini sudah naik 13,72%.


Awal Agustus, KPIG menyampaikan rencana melakukan peningkatan modal dasar perseroan dari semula 14 miliar saham senilai Rp 7 triliun rupiah menjadi 59 miliar lembar saham menjadi Rp 29,5 triliun.

Perseroan juga berencana untuk melakukan pemecahan nominal lembar saham (stock split) dengan rasio 1:5. Sehingga, nilai nominal saham perseroan turun dari semula Rp 500/saham menjadi Rp 100/saham.

Jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor paska stock split tersebut juga meningkat dari semula sejumlah 14,81 miliar saham menjadi 74,07 miliar saham.

Menurut perseroan, peningkatan modal serta diiringi dengan pemecahan nilai saham tersebut dalam rangka untuk membuat likuiditas perseroan menjadi lebih baik dan menunjang saham yang beredar dengan jumlah saham yang lebih banyak.

"Jadi kami hari ini melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tujuannya itu modal disetornya naik kemudian stock split supaya harga sahamnya terjangkau di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan semoga likuditasnya bagus," ujar Hary Tanoesoedibjo Direktur Utama Perseroan di Main Hall I-New Center, Senin (6/8/18).

Nantinya, dana dari nilai modal saham perseroan yang ditingkatkan tersebut berasal dari pembagian saham bonus yang berasal dari agio saham perseroan dengan rasio 1:1.

Sehingga, jumlah modal yang yang ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari semula 7,4 miliar saham menjadi 14,81 miliar saham dengan masing-masing memiliki nilai nominal Rp 500/saham. (hps/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading