Merdeka Copper Dapat Dana Segar Rp 1,33 T dari Rights Issue

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
21 September 2018 18:26
Pada hari ini terdapat transaksi crossing saham MDKA senilai Rp 662,28 miliar dalam perdagangan hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) meraih dana segar senilai Rp 1,33 triliun melalui penerbitan saham baru (rights issue) yang dilakukan perseroan. Seluruh saham yang baru terbit mencapai 594,93 juta saham diserap seluru oleh para pemegang saham MDKA.

PT Provident Agro Tbk (PALM) yang bertindak sebagai standby buyer (pembeli siaga) gagal untuk menyerap seluruh saham yang diterbitkan MDKA. Penyerapan saham yang tersisa tersebut rencananya akan dilakukan melalui anak usaha PALM yakni PT Sawarna Arta Mandiri (SAM).

"Karena sudah diserap semua oleh pemegang saham yang existing, makanya PALM tidak jadi," ujar Adi Adriansyah, Corporate Secretary Perseroan di JS Luwansa, Jumat (21/9/18).



Sementara itu, sebelum perubahan jumlah transaksi rights issue, perseroan sempat menargetkan untuk menerbitkan saham sebanyak 933,33 juta unit saham senilai US$ 150 juta atau Rp 2,12 triliun.

Sehingga sisa dari jumlah saham tersebut akan diterbitkan perseroan hingga jangka waktu yang telah disediakan yakni hingga 2019 mendatang.

"Sisanya nanti kami pelajari lagi karena masih ada waktu satu tahu, karena kalau dengan US$ 96 juta yang kami dapat saat ini sudah cukup," tambahnya.

Nantinya, sekitar US$ 77,96 juta dana dari hasil rights issue tersebut digunakan untuk pembayaran kembali seluruh kewajiban perseroan kepada beberapa kreditur.

Sedangkan sisanya, akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja perseroan di masa mendatang beserta entitas anak usaha MDKA.

Sebagai catatan bahwa pada hari ini terdapat transaksi crossing saham MDKA senilai Rp 662,28 miliar dalam perdagangan hari ini.

Namun, perseroan belum memastikan siapa pihak yang melakukan transaksi tersebut. Tetapi perseroan memastikan bahwa transaksi tersebut bukanlah bagian dari sisa penerbitan rights issue yang akan diterbitkan perseroan mengingat MDKA belum memastikan jadwal dan rencana penerbitan saham tersebut.

Produksi Emas
Pada tahun ini perseroan menargetkan untuk memproduksi emas hingga 170 ribu troi ons. Sebelumnya pada tahun lalu produksi emas perseroan sebanyak 147 ribu troi ons.

Hingga semester I-2018, produksi emas perseroan tercatat sebanyak 83,71 ribu troi on emas dan berhasil dijual dengan harga US$ 1.325 per satu troin ons.

"Tahun ini target peremukan bijih, penumpukan dan pengolahan emas sebanyak 4 juta ton. Target tersebut sejalan dengan ekspansi lapisan oksida perseroan sebesar dua kali lipat menjadi 8 juta ton per tahun dan akan rampung pada kuartal I-2019 mendatang," ungkap Adi.

Selain itu, saat ini perseroan telah menyelesaikan ekspansi pertambangan tembaga di Pulau Wetar Maluku dengan mengakuisisi Finders Resources Limited (FRL).

MDKA belum memperkirakan kontribusi pendapatan yang diraih melalui ekspansi tersebut, namun dipastikan akan berdampak maksimal pada pendapatan perseroan kedepannya. Mengingat fasilitas produksi tembaga yang dihasilkan FRL mencapai 38 juta ton per tahunnya.

"Sekarang kami belum bisa memastikan, karena masih terlalu dini paska kami akuisisi. Namun pastinya positif bagi pendapatan perusahaan," tambah Adi.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading