Rupiah Makin Tak Karuan, Net Sell Asing Capai Rp 135 M

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
03 September 2018 15:36
Rupiah Makin Tak Karuan, Net Sell Asing Capai Rp 135 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Jual bersih investor asing di pasar saham kini sudah menyentuh Rp 135 miliar. Padahal sekitar 1 jam yang lalu, nilainya hanya Rp 53 miliar. Pergerakan nilai tukar rupiah yang makin tak karuan membuat investor asing kian gencar melepas saham-saham di tanah air.

Hingga berita ini diturunkan, rupiah melemah 0,65% di pasar spot ke level Rp 14.820/dolar AS. Ketika rupiah melemah melawan dolar AS, berinvestasi dalam instrumen yang berbasis rupiah menjadi kurang menarik lantaran ada potensi rugi kurs yang harus ditanggung.

Semakin mencuatnya persepsi mengenai kenaikan suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini oleh the Federal Reserve membuat rupiah keok melawan dolar AS.


Mengutip situs resmi CME Group yang merupakan pengelola bursa derivatif terkemuka di dunia, berdasarkan harga kontrak Fed Fund futures, kini terdapat 71,2% kemungkinan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini, naik dari posisi 31 Agustus 2018 yang sebesar 70,1%.

Selain karena pelemahan rupiah yang semakin dalam, aksi jual investor asing juga dilandasi oleh pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Indonesia mencatatkan deflasi sebesar 0,05% MoM sepanjang bulan Agustus. Padahal, konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan adanya inflasi sebesar 0,07% MoM.

Adanya deflasi menunjukkan bahwa tingkat konsumsi masyrakat Indonesia cenderung lemah. Lonjakan konsumsi yang terjadi pada kuartal-II lantaran kehadiran bulan puasa dan lebaran nampak sulit untuk dilanjutkan pada kuartal-III.

Saham-saham yang dilepas investor asing pun merupakan saham-saham yang erat kaitannya dengan tingkat konsumsi masyarakat, yakni PT Bank Central Asia Tbk/BBCA (Rp 38,7 miliar), PT Astra International Tbk/ASII (Rp 27,7 miliar), PT Multi Bintang Indonesia Tbk/MLBI (Rp 15,7 miliar), PT Bank Mandiri Tbk/BMRI (Rp 11,7 miliar), PT HM Sampoerna Tbk/HMSP (Rp 4,4 miliar), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk/INDF (Rp 2,5 miliar).

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading