Rupiah Libas Ringgit Menyusul Kabar Buruk Industri Malaysia

Market - Alfado Agustio, CNBC Indonesia
12 July 2018 11:30
Rupiah menguat terhadap ringgit Malaysia, memperpanjang penguatannya dalam 3 hari terakhir.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kurs rupiah bergerak menguat terhadap Ringgit Malaysia, memperpanjang penguatannya dalam tiga hari berturut-turut. Hal ini menyusul kondisi sektor industri di Negeri Jiran yang melambat. 

Pada Kamis (12/7/2018) pukul 10:50 WIB, 1 ringgit di pasar spot ditransaksikan di Rp 3.557,00. Rupiah menguat 0,27% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. (insert grafis) Kondisi ini tidak lepas dari penurunan produktivitas di sektor industri Negeri Jiran.

Konsensus Reuters memperkirakan tingkat produksi per Mei hanya tumbuh 3%, lebih rendah dari realisasi April yang naik hingga 4,6%.
 Perlambatan ini dipengaruhi oleh menurunnya produktifitas di sektor manufaktur.


Rilis data indeks manufaktur (Indeks Nikkei PMI) pada Mei hanya mencapai 47,6. Angka tersebut turun 1 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 48,6.
 Kondisi inipun ikut berpengaruh terhadap kinerja ekspor Negeri Jiran.

Pasalnya, ekspor barang manufaktur memiliki kontribusi terbesar terhadap ekspor nasional. Data Departemen Statistik Malaysia per Mei 2018 menyebutkan kontribusi ekspor barang manufaktur sepanjang Januari-Mei 2018 mencapai 83,1%.
 

Penurunan kinerja di sektor manufaktur itu berdampak pada penutunan kinerja ekspornya. Pada periode tersebut, ekspor Malaysia hanya tumbuh 3,4% atau turun 4 kali dibandingkan periode bulan sebelumnya. Di sisi lain, dampak menurunnya ekspor ikut mendorong cadangan devisa Malaysia ikut turun.

Data bank sentral Malaysia per 29 Juni, cadangan devisa turun 3,2 miliar ringgit ke 104,7 miliar ringgit.
 Perlambatan ekonomi Malaysia ikut memengaruhi pergerakan Ringgit yang melemah dalam tiga hari ini. Hal ini memberi kesempatan rupiah untuk mampu menguat di hadapan mata uang tersebut   

TIM RISET CNBC INDONESIA



(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading