Pelemahan Rupiah Ikut Seret IHSG ke Zona Merah
Monica Wareza,
CNBC Indonesia
21 May 2018 10:54
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi mencapai 1,10% ke 5.719,47, tak lama setelah pembukaan perdagangan hari ini, Senin (21/5/2018).
Menguatnya dolar AS terhadap rupiah menjadi sentimen negatif bagi IHSG. Pagi ini bahkan dolar AS sempat menyentuh Rp 14.192.
"Sentimen pelemahan rupiah 14.192 jadi salah satu sentimen negatif pelemahan indeks hari ini," kata Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gustha Utama di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Nafan menilai kenaikan suku bunga Bank Indonesia 7 Days Repo Rate (7-DRR) sebanyak 25 bps ke level 4,25% agak terlambat, mengingat beberapa negara di Asia sudah terlebih dahulu memberikan respon terkait kenaikan suku bunga The Fed.
Selain itu, secara pergerakan hari dia juga melihat tren turun sehingga diperkirakan indeks cenderung melemah berada di support 5.716-5.677 dan resistance di 5.790-5.853. (ray/ray)
Next Article
Jokowi Disuntik Vaksin Corona, Bursa RI Siap-siap ke 6.500
Menguatnya dolar AS terhadap rupiah menjadi sentimen negatif bagi IHSG. Pagi ini bahkan dolar AS sempat menyentuh Rp 14.192.
"Sentimen pelemahan rupiah 14.192 jadi salah satu sentimen negatif pelemahan indeks hari ini," kata Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gustha Utama di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Nafan menilai kenaikan suku bunga Bank Indonesia 7 Days Repo Rate (7-DRR) sebanyak 25 bps ke level 4,25% agak terlambat, mengingat beberapa negara di Asia sudah terlebih dahulu memberikan respon terkait kenaikan suku bunga The Fed.
Selain itu, secara pergerakan hari dia juga melihat tren turun sehingga diperkirakan indeks cenderung melemah berada di support 5.716-5.677 dan resistance di 5.790-5.853. (ray/ray)