Setelah Rilis Kinerja, Saham Bank Daerah Cenderung Stagnan

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
19 February 2018 11:33
Setelah Rilis Kinerja, Saham Bank Daerah Cenderung Stagnan
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua saham bank milik pemerintah daerah belum banyak bergerak setelah mengumumkan kinerja keuangan tahun 2017. Saham dua bank tersebut, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) dan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS).

Sampai dengan pukul 11:10, saham BJBR masih tetap berada di level Rp 2.290/saham, sama dengan penutupan hari Kamis lalu. Saham BJBR sebelumnya sempat naik menyentuh level Rp 2.300/saham. Sementara itu, saham BEKS masih berada di harga Rp 50/saham.

Melalui keterbukaan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada hari ini, BJBR melaporkan laba bersih tahun 2017 tumbuh 4,99% menjadi Rp 1,21 triliun, dari yang sebelumnya Rp 1,15 triliun.


Pendapatan bunga bersih perseroan tumbuh sekitar 3,52% menjadi Rp 6,29 triliun, dari Rp 6,08 triliun pada 2016. Sementara itu, beban operasional lainnya tercatat naik 2,90% menjadi Rp 5,47 triliun. Pada 2016 beban operasional perseroan tercatat sebesar Rp 5,32 triliun.

Pertumbuhan penyaluran kredit pada tahun lalu tercatat sebesar 11%, sementara penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh 10,3%. Dari sisi kredit bermasalah (NPL), rasionya turun menjadi 1,43%, dari yang sebelumnya 1,59%.

Sementara untuk BEKS, perusahaan melalui Direktur Utamanya Fahmi Bagus Mahesa mengungkapkan bahwa kerugian tahun 2017 sudah jauh menurun jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang mencapai Rp 405,1 miliar. Namun, Fahmi belum bisa menyebut angkanya, lantaran masih menunggu proses audit selesai.

Sisi positifnya, sepanjang 2017 realisasi kredit perusahaan mencapai Rp 5,1 triliun atau naik 56,32% dari capaian 2016. Sementara itu, dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp 5,5 triliun atau naik 42,53%. Dari sisi aset, nilainya naik 45,78% menjadi Rp 7,6 triliun. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading