AKR Perluas Gudang Penyimpanan Bensin di Tanjung Priok

Market - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
19 February 2018 11:06
PT AKR Corporindo melalui anak usahanya akan memperluas penyimpanan bensin dan biofuel sebesar 100 ribu cubics meter (cbm).
Jakarta, CNBC Indonesia— PT AKR Corporindo melalui anak usahanya akan memperluas penyimpanan bensin dan biofuel sebesar 100 ribu cubics meter (cbm).

Ekspansi ini dilakukan oleh PT Jakarta Tank Terminal (JTT), anak usaha AKR hasil patungan dengan Royal Vopak. Dengan ekspansi ini, tangki penyimpanan JTT menjadi 350 ribu (cbm).

Investasi tersebut, menurut rilis yang tercantum dalam situs AKR Sabtu malam (16/2/2018), dalam upaya meningkatkan pasar impor serta memperkuat posisi JTT sebagai lokasi impor bahan bakar yang independen. Ekspansi ini diperkirakan akan dilakukan secara bertahap dari kuartal I hingga kuartal IV tahun 2019.


Ekspansi ini akan menambah terminal, 8 tangki dengan kapasitas total 100.000 cbm, untuk bensin, etanol, dan biodiesel, unit pemulihan uap dan infrastruktur pencampuran tambahan (in-line). Hal tersebut diyakini akan memudahkan pelanggan untuk memenuhi mandat pencampuran biofuel sesuai aturan pemerintah Indonesia.

Berlokasi di Pelabuhan Tanjung Priok, JTT melayani pasar impor serta distribusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk produk bahan bakar. Permintaan atas fasilitas penyimpanan tangki diperkirakan akan meningkat baik dengan ekspansi distribusi bensin oleh pemain eksisting, seperti masuknya pasar pemain baru.

Impor produk bahan bakar, khususnya bensin telah meningkat pesat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memperkirakan hal itu akan terus meningkat, seiring pertumbuhan ekonomi dan penduduk.

Sebelumnya, pemerintah memastikan PT AKR Corporindo menjadi pendamping Pertamina dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu selama 5 tahun. Penjualan bensin subsidi ini berkontribusi 10% untuk pendapatan perseroan.

Corporate Secretary AKR Corporindo Suresh Vembu mengatakan perseroan tengah melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai penugasan distribusi bbm terbatas oleh Kementerian ESDM dengan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas. Dalam penugasan ini AKR Corporindo mendapat jatah untuk mendistribusikan 250.000 kilo liter di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).
(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading