Chef Italia Dipecat Gegara Tolak Taruh Nanas di Pizza

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
06 November 2026 12:05
Ilustrasi chef. (Dok. Pixabay)
Foto: (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi sebagian orang, nanas di atas pizza mungkin hanya soal selera. Namun, bagi chef asal Italia, Davide Tamburella, kombinasi tersebut dianggap melanggar tradisi kuliner negaranya. Prinsip itu membuatnya berselisih dengan manajemen sebuah restoran di Australia, hingga akhirnya kehilangan pekerjaan.

Chef bernama Davide Tamburella itu sebelumnya bekerja di restoran La Costa, Brisbane, Australia. Ia diberhentikan pada Mei 2026 setelah pihak manajemen menyampaikan sejumlah keluhan mengenai perilakunya di tempat kerja, termasuk penolakannya membuat pizza dengan topping ham dan nanas untuk tamu sebuah acara.

Tamburella lalu mengajukan gugatan pemecatan tidak adil kepada Fair Work Commission, lembaga yang menangani perselisihan hubungan kerja di Australia. Dalam putusan yang dirilis pada Selasa (3/11/2026), komisi tersebut mengungkapkan, Tamburella menolak menggunakan nanas sebagai topping pizza karena alasan budaya.

"Sebagai orang Italia, ia menganggap menambahkan nanas pada pizza merupakan penghinaan terhadap budayanya," demikian bunyi pertimbangan dalam putusan tersebut dikutip dari BBC International, Jumat (6/11/2026).

Saat menerima instruksi dari manajemen, Tamburella bahkan menyatakan arahan atasan tidak harus dipatuhi apabila dianggap menyinggung budaya asalnya. Penolakan tersebut ternyata bukan yang pertama kali dilakukan Tamburella.

Berdasarkan dokumen persidangan, ia tercatat sudah tiga kali menolak menggunakan nanas pada pizza dalam empat tahun terakhir. Sebelumnya, ia juga pernah meminta atasannya mencari tahu betapa pentingnya bagi masyarakat Italia untuk tidak menambahkan nanas pada pizza.

Tapi restoran tempat Tamburella bekerja berada di Queensland, wilayah yang dikenal sebagai pusat produksi nanas Australia. Queensland merupakan penghasil seluruh nanas yang dibudidayakan secara komersial di negara tersebut.

Bahkan, di kawasan Sunshine Coast terdapat objek wisata terkenal bernama The Big Pineapple, yakni replika nanas setinggi 16 meter yang terbuat dari fiberglass dan telah ditetapkan sebagai bangunan warisan budaya.

Bukan Cuma Masalah Topping Pizza

Meski penolakan menggunakan nanas menjadi salah satu persoalan, pihak restoran menyebut ada sejumlah masalah lain yang melatarbelakangi pemecatan Tamburella. Manajemen sebelumnya mengeluhkan kebiasaan sang koki menggunakan kata-kata kasar, gaya komunikasinya, serta sikap frustrasi yang meningkat di lingkungan kerja.

Dokumen putusan juga mengungkap insiden pada April 2026 ketika Tamburella memukul pegangan tangga berbahan logam hingga menyebabkan tulang tangan kanannya patah. Dua pekan setelah pertemuan dengan manajemen yang membahas berbagai keluhan tersebut, Tamburella akhirnya diberhentikan dari pekerjaannya.

Pemecatan itu juga berdampak pada rencana Tamburella untuk menetap di Australia. Sebelumnya, ia berharap restoran tempatnya bekerja bersedia menjadi sponsor visa pekerja terampil yang dapat membuka jalan menuju status penduduk tetap.

Namun, setelah hubungan kerjanya berakhir, pihak restoran menghentikan proses sponsorship visa tersebut. Tamburella kemudian mengajukan gugatan pemecatan tidak adil kepada Fair Work Commission.

Akan tetapi, gugatannya ditolak karena diajukan melewati batas waktu yang ditentukan. Dengan demikian, penolakan gugatan tersebut didasarkan pada keterlambatan pengajuan, bukan putusan mengenai apakah pemecatannya adil atau tidak.

Direktur Pelaksana restoran La Costa, Elliot Ingram, mengatakan kepada Daily Mail bahwa persoalan yang terjadi jauh lebih kompleks daripada sekadar topping pizza.

"Ada lebih banyak hal dalam cerita ini daripada sekadar topping pizza," ujarnya.

BBC telah menghubungi Tamburella untuk meminta tanggapan terkait kasus tersebut. Dalam profil LinkedIn miliknya, Tamburella menggambarkan dirinya sebagai koki yang sepanjang karier berfokus pada penyajian makanan berkualitas tinggi dan peningkatan kinerja bisnis.

Sekitar tiga bulan sebelumnya, ia juga mengunggah sebuah tulisan bertajuk "Surat untuk Para Koki" yang mengangkat tema menghormati bahan makanan. Saat ini, Tamburella diketahui telah bekerja di restoran lain di Brisbane.

Berdasarkan penelusuran BBC, restoran barunya tersebut tidak mencantumkan nanas dalam daftar menu. Sementara itu, restoran La Costa tempat Tamburella sebelumnya bekerja kini telah tutup.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Viral Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Penjualan Dihentikan


Most Popular
Features