Mau Tidur Lebih Nyenyak? Perhatikan Waktu Konsumsi Vitamin D
Jakarta, CNBC Indonesia - Vitamin D tidak hanya berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan daya tahan tubuh, tetapi juga dikaitkan dengan kualitas tidur. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah berhubungan dengan durasi tidur yang lebih singkat, sering terbangun pada malam hari, hingga kesulitan tidur. Lantas, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin D agar manfaatnya bagi kualitas tidur lebih optimal?
Melansir Health, Jumat (30/10/2026), mengonsumsi vitamin D pada pagi atau siang hari dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan peran vitamin D dalam mengatur melatonin dan serotonin, dua zat yang terlibat dalam siklus tidur dan bangun tubuh.
Melatonin merupakan hormon yang membantu mengatur waktu tidur, sedangkan serotonin berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk pengaturan suasana hati dan proses biologis yang berkaitan dengan tidur.
Kekurangan Vitamin D Dikaitkan dengan Gangguan Tidur
Kadar vitamin D yang rendah diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah masalah tidur. Orang yang kekurangan vitamin ini dapat mengalami durasi tidur yang lebih pendek, lebih sering terbangun pada malam hari, atau kesulitan mendapatkan istirahat yang berkualitas.
Apoteker berlisensi Emmanuella Ogbonna menjelaskan bahwa menjaga kadar vitamin D tetap memadai dapat membantu mendukung kualitas tidur secara keseluruhan.
Sejumlah uji klinis juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D berpotensi memperbaiki kualitas tidur pada kelompok tertentu, termasuk orang lanjut usia dan ibu hamil.
Meski demikian, para peneliti belum sepenuhnya memahami bagaimana vitamin D memengaruhi tidur. Hubungan tersebut juga tidak berarti bahwa setiap orang yang mengalami gangguan tidur membutuhkan suplemen vitamin D.
Lebih Baik Diminum Pagi atau Malam Hari?
Sebagian ahli menyarankan konsumsi vitamin D pada pagi atau siang hari karena dinilai lebih sesuai dengan ritme alami tubuh. Ada pula kekhawatiran bahwa konsumsi pada malam hari dapat memengaruhi produksi melatonin dan mengganggu tidur pada sebagian orang. Namun, bukti ilmiah yang tersedia belum cukup kuat untuk memastikan bahwa mengonsumsi vitamin D pada pagi hari selalu lebih baik dibandingkan malam hari.
Respons setiap orang juga dapat berbeda. Jika merasa tidur menjadi kurang nyaman setelah mengonsumsi vitamin D pada malam hari, seseorang dapat mencoba memindahkan waktu konsumsinya ke pagi atau siang hari. Sebaliknya, jika tidak mengalami gangguan tidur, vitamin D tetap dapat dikonsumsi pada waktu lain sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan. Hal terpenting adalah mengonsumsinya secara konsisten.
Konsumsi Bersama Makanan untuk Membantu Penyerapan
Selain memperhatikan waktu konsumsi, cara minum vitamin D juga perlu diperhatikan. Vitamin ini larut dalam lemak sehingga penyerapannya dapat terbantu jika dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak sehat. Beberapa pilihan makanan yang dapat dikonsumsi bersama suplemen vitamin D antara lain telur, alpukat, ikan salmon, kacang-kacangan, dan makanan yang menggunakan minyak zaitun.
Mengonsumsi vitamin D bersama makanan dapat membantu tubuh menyerap vitamin tersebut dengan lebih baik. Karena itu, waktu sarapan atau makan siang bisa menjadi pilihan praktis bagi orang yang ingin membangun kebiasaan konsumsi suplemen secara teratur.
Jangan Sembarangan Mengonsumsi Suplemen
Meski vitamin D berpotensi mendukung kualitas tidur, suplemen ini bukan pengobatan utama untuk insomnia atau gangguan tidur lainnya. Gangguan tidur dapat dipengaruhi berbagai faktor sehingga penyebabnya perlu diketahui terlebih dahulu.
Sebelum mulai mengonsumsi suplemen vitamin D, terutama dalam dosis tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda bergantung pada usia, kondisi kesehatan, pola makan, paparan sinar matahari, dan kadar vitamin D dalam tubuh.
Dengan demikian, menjaga kecukupan vitamin D dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mendukung tidur yang berkualitas. Namun, kebiasaan tidur teratur, lingkungan kamar yang nyaman, serta pola hidup sehat tetap penting untuk memperoleh istirahat yang optimal.
(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]