Ada Konser BTS Akhir Desember, GBK Perkuat Fondasi Lapangan di Stadion

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
30 October 2026 15:50
Grup Kpop BTS tampil dalam konser BTS The Comeback Live Arirang di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2026. (REUTERS/Kim Hong-ji/Pool)
Foto: Grup Kpop BTS. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang melakukan penguatan struktur fondasi lapangan menjelang beberapa kegiatan termasuk konser musik internasional BTS yang dijadwalkan tampil pada akhir Desember 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan panggung konser berukuran besar yang kini semakin banyak ditempatkan di tengah lapangan stadion.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan, pengembangan lapangan atau Field of Play (FOP) bertujuan meningkatkan kemampuan stadion dalam mengakomodasi kegiatan olahraga maupun nonolahraga. Rakhmadi mencontohkan konser musisi internasional Ye atau Kanye West yang baru-baru ini berlangsung di GBK yang menurutnya, penyelenggaraan konser tersebut memberikan dampak ekonomi positif bagi berbagai sektor.

"Kalau dilihat dari semua testimoni, video-video, short clips, mereka menyatakan sangat senang dengan Indonesia. Dan itu hasil konsernya sangat baik," ujar Rakhmadi dalam konferensi pers di kawasan GBK, Jakarta, Jumat (30/10/2026).



Ia mengatakan, dampak ekonomi konser tersebut juga dirasakan oleh berbagai sektor pendukung, mulai dari makanan dan minuman, transportasi, hingga akomodasi.

"Kalau dilihat juga economic impact juga sangat positif memberikan dampak secara langsung baik itu kepada F&B, transportasi, akomodasi, dan lain-lain," katanya.

Setelah konser Ye, GBK juga bersiap menyambut sejumlah kegiatan keagamaan dan pertunjukan musik internasional lainnya. Salah satunya konser boyband asal Korea Selatan, BTS, pada 26, 27, dan 29 Desember 2026. Setelahnya Westlife sebagai salah satu musisi internasional yang dijadwalkan tampil pada 2027.

Namun, meningkatnya penggunaan stadion untuk konser musik juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kualitas lapangan sepak bola. Saat ini, struktur dasar lapangan SUGBK masih menggunakan lapisan tanah, batu, dan kerikil, berbeda dengan sejumlah stadion modern yang telah menggunakan fondasi beton.

Daya dukung lapangan SUGBK saat ini berada pada kisaran 150 hingga 200 kilogram per meter persegi. Sementara itu, tren konser internasional dengan panggung di tengah lapangan berpotensi menghasilkan beban yang melampaui kapasitas tersebut.

Beban berlebih dapat mengganggu struktur lapisan bawah lapangan, mengubah elevasi drainase, hingga menyebabkan genangan air dan memengaruhi kerataan permukaan rumput.

"Penguatan struktur ini adalah investasi untuk memastikan bahwa SUGBK tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan penggunaan publik secara global, sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan," kata Rakhmadi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, GBK melakukan penguatan fondasi pada bagian tengah lapangan sekaligus modernisasi peralatan pemeliharaan rumput. Kepala Divisi Pembangunan dan Pemeliharaan PPKGBK, David Prastyan mengatakan, pekerjaan penguatan struktur ditargetkan selesai pada November 2026.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai, pengelola akan melakukan penataan kembali media tanam dan permukaan lapangan. Pemasangan rumput baru direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2027 menggunakan metode lay and play. Selanjutnya, lapangan akan menjalani masa pemulihan sebelum kembali digunakan untuk kegiatan olahraga.

"Selanjutnya, trial dengan peralatan modern akan diaplikasikan pada Februari 2027. Dengan demikian, SUGBK dipastikan sudah kembali dalam kondisi prima dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga pada akhir April 2027," kata David.

Ia menegaskan penguatan struktur lapangan tidak mengesampingkan fungsi utama stadion sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan olahraga. Sebaliknya, pengembangan tersebut diharapkan dapat membuat SUGBK lebih siap menggelar pertandingan sepak bola sekaligus konser musik internasional dengan waktu pemulihan lapangan yang lebih singkat.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article BTS Borong 3 Piala MTV VMA 2026, Cetak Sejarah Baru


Most Popular
Features