7 Barang di Rumah Dipercaya Bawa Energi Negatif Menurut Feng Shui
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah barang yang biasa ditemukan di rumah ternyata dipercaya dapat mengganggu keseimbangan energi dalam hunian. Menurut prinsip Feng Shui, benda-benda tertentu, mulai dari pisau yang dibiarkan terbuka hingga tanaman mati, dianggap dapat menghambat aliran energi positif dan menciptakan suasana yang kurang harmonis.
Feng Shui merupakan filosofi tradisional China yang berfokus pada penataan ruang untuk menciptakan keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Salah satu konsep utamanya adalah aliran energi yang dikenal sebagai chi.
Mengutip Homes & Gardens, para ahli Feng Shui menyarankan penghuni rumah untuk memperhatikan kondisi dan penempatan barang-barang sehari-hari. Selain berkaitan dengan kepercayaan tentang energi, kebiasaan merapikan rumah juga dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan teratur.
Berikut tujuh barang yang dipercaya dapat membawa energi negatif di rumah menurut prinsip Feng Shui.
1. Pisau yang Dibiarkan di Atas Meja Dapur
Pisau yang dibiarkan terbuka di atas meja dapur tidak hanya berisiko menyebabkan kecelakaan, tetapi juga dipercaya dapat mengganggu aliran energi positif di dalam rumah.
Menurut konsultan Feng Shui Marianne Gordon, benda tajam yang terlihat secara terus-menerus dapat memunculkan perasaan tidak nyaman atau rasa tidak aman secara tidak sadar. Hal ini terutama menjadi perhatian di dapur, yang kerap dianggap sebagai salah satu pusat aktivitas keluarga.
Karena itu, pisau sebaiknya disimpan di dalam laci atau tempat khusus agar dapur terlihat lebih rapi sekaligus aman digunakan.
2. Lilin Lama yang Sudah Tidak Layak Digunakan
Lilin identik dengan cahaya, kehangatan, dan suasana yang menenangkan. Namun, lilin yang sudah habis terbakar, rusak, atau terlalu lama disimpan dipercaya melambangkan energi yang stagnan.
Pakar kebersihan Wells Ye menjelaskan bahwa dalam Feng Shui, lilin berkaitan dengan cahaya, transformasi, dan energi positif. Sebaliknya, lilin lama yang tidak lagi layak digunakan dianggap sebagai simbol menurunnya vitalitas dan terhambatnya pembaruan.
Untuk menjaga suasana rumah tetap segar, lilin yang sudah tidak layak dapat diganti dengan yang baru. Penghuni juga bisa menggunakan diffuser minyak esensial atau wewangian alami sesuai kebutuhan.
3. Meja Makan Kaca dengan Sudut Tajam
Meja makan berbahan kaca dengan sudut tajam memang dapat memberikan kesan modern dan elegan. Namun, dalam prinsip Feng Shui, bentuk yang terlalu tajam dan material yang mudah pecah dianggap dapat menciptakan kesan kurang stabil.
Konsultan Feng Shui Marianne Gordon menyebutkan bahwa meja dengan sudut tajam juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan membahayakan penghuni, terutama anak-anak yang aktif bergerak.
Sebagai alternatif, meja makan berbahan kayu atau meja dengan bentuk oval dapat dipertimbangkan. Selain memberikan kesan lebih hangat, bentuk tanpa sudut tajam juga dapat mengurangi risiko terbentur.
4. Cermin Retak atau Pecah
Cermin memiliki peran penting dalam Feng Shui karena dipercaya dapat memantulkan energi sekaligus memberikan kesan ruang yang lebih luas.
Namun, cermin yang retak atau pecah dianggap melambangkan energi yang terpecah dan ketidakharmonisan. Dalam kepercayaan tersebut, kondisi ini dikaitkan dengan kemungkinan munculnya perasaan gelisah dan ketidakberuntungan.
Wells Ye menyarankan agar cermin yang rusak tidak terus disimpan. Sebaiknya, ganti dengan cermin yang masih utuh dan terawat agar ruangan terlihat lebih bersih serta nyaman.
5. Barang Elektronik Lama yang Tidak Terpakai
Perangkat elektronik yang sudah rusak, usang, atau tidak lagi digunakan dapat menumpuk dan membuat rumah terasa sesak.
Dalam Feng Shui, barang-barang tersebut dipercaya melambangkan energi yang stagnan dan dapat menghambat pertumbuhan maupun kemajuan dalam kehidupan pribadi dan profesional.
Karena itu, penghuni rumah disarankan memilah perangkat elektronik secara berkala. Barang yang masih berfungsi dan dibutuhkan dapat disimpan dengan rapi, sedangkan perangkat yang rusak sebaiknya diperbaiki, didaur ulang, atau dibuang melalui jalur pengelolaan limbah elektronik yang tepat.
6. Bingkai Foto Berat di Atas Kepala Tempat Tidur
Memasang foto atau karya seni di kamar tidur dapat menambah sentuhan personal. Namun, Feng Shui menyarankan untuk berhati-hati saat menggantung bingkai yang berat tepat di atas kepala tempat tidur.
Menurut Marianne Gordon, posisi tersebut dapat menimbulkan perasaan tidak aman atau tertekan secara tidak sadar karena benda berat berada tepat di atas tempat seseorang beristirahat.
Selain pertimbangan Feng Shui, terdapat risiko keselamatan apabila bingkai terpasang dengan tidak kokoh. Sebagai alternatif, penghuni dapat memilih dekorasi dinding yang lebih ringan atau menempatkan karya seni di bagian lain kamar tidur.
7. Tanaman yang Mati atau Layu
Tanaman hidup sering dikaitkan dengan pertumbuhan, vitalitas, dan pembaruan. Sebaliknya, tanaman yang mati atau dibiarkan layu dipercaya melambangkan kemunduran dan energi yang tidak berkembang.
Wells Ye menjelaskan bahwa tanaman yang tidak terawat dapat menjadi simbol stagnasi dalam prinsip Feng Shui. Karena itu, penghuni rumah disarankan memeriksa kondisi tanaman secara rutin dan mengganti tanaman yang sudah mati.
Bambu keberuntungan atau lucky bamboo dan tanaman jade juga disebut sebagai pilihan yang dipercaya melambangkan pertumbuhan serta kelimpahan. Perawatan yang tepat tetap diperlukan agar tanaman tumbuh sehat dan dapat memperindah ruangan.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]