Ribuan Mainan Squishy Senilai Rp267 Juta Disita, Ada Apa?

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Senin, 26/10/2026 11:44 WIB
Foto: Mainan anak-anak squishy. (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia menyita sebanyak 5.801 mainan squishy senilai RM70.428 atau sekitar Rp267 juta karena tidak mencantumkan Tanda Kepatuhan Keselamatan (Safety Compliance Mark) yang diwajibkan.

Penyitaan dilakukan di berbagai wilayah Malaysia dalam upaya memastikan mainan anak memenuhi standar keselamatan.

Melansir Straits Times, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup Malaysia, Azman Adam, mengatakan penyitaan tersebut merupakan hasil dari 15 tindakan penegakan hukum selama Inspeksi Khusus Mainan Squishy yang berlangsung pada 1-14 Oktober.


Dalam operasi tersebut, kementerian memeriksa 1.845 tempat usaha yang mencakup produsen, importir, pedagang grosir, hingga pengecer.

Azman menegaskan, pemerintah tidak akan berkompromi dengan pelaku usaha yang mengabaikan ketentuan keselamatan mainan anak. Penegakan hukum dilakukan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen 1999 (UU 599).

"Kementerian memandang serius aspek keselamatan mainan anak dan tidak akan berkompromi dengan pihak mana pun yang gagal mematuhi peraturan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen 1999 (UU 599)," ujar Azman dalam sebuah pernyataan pada 25 Oktober lalu.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih cermat sebelum membeli mainan bagi anak-anak mereka. Salah satunya dengan memeriksa label produk dan memastikan adanya Tanda Kepatuhan Keselamatan yang diwajibkan.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap standar keselamatan sekaligus melindungi anak-anak dari risiko yang mungkin ditimbulkan oleh mainan yang tidak memenuhi ketentuan.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Gak Perlu ke Korea, RI Punya Layanan Bedah Plastik Kelas Dunia