Studi Ungkap Faktor yang Bisa Membuat Orang Tergoda Selingkuh

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
23 October 2026 14:45
Ilustrasi patah hati
Foto: Kelly Sikkema via Unsplash

Jakarta, CNBC Indonesia - Perselingkuhan kerap disertai berbagai alasan yang digunakan pelakunya untuk membenarkan tindakan tersebut. Namun, sebuah studi mengungkapkan bahwa faktor lingkungan juga dapat memengaruhi seseorang, bahkan mendorongnya untuk melakukan perselingkuhan.

Psikolog Gurit Birnbaum dari Baruch Ivcher School of Psychology di Israel menjelaskan bahwa lingkungan di sekitar seseorang dapat berperan dalam membentuk pandangannya terhadap perselingkuhan.

Lantas, seperti apa lingkungan yang dapat memengaruhi seseorang untuk berselingkuh?

Studi yang dipublikasikan di Archives of Sexual Behavior tersebut menemukan bahwa lingkungan yang memberi kesan seolah-olah perselingkuhan itu wajar dapat membuat orang berpikir tidak ada salahnya jika mereka juga selingkuh.

"Lingkungan teman sebaya yang memberi kesan bahwa perselingkuhan itu adalah hal wajar bisa membuat seseorang tertarik dan mempertimbangkan untuk berselingkuh," kata Birnbaum yang merupakan penulis utama penelitian ini.

"Namun, tentu saja, lingkungan di mana perselingkuhan merajalela tidak serta merta mengubah orang menjadi selingkuh," kata Birnbaum.

Meski begitu, jika seseorang sudah rentan terhadap perselingkuhan atau jika peluang perselingkuhan muncul, lingkungan ini dapat memberikan dorongan ekstra. Seseorang yang berada di lingkungan semacam itu bisa mengalami dilema antara mengikuti nilai-nilai moral atau mengalah pada godaan.

Untuk lebih memahami fenomena perselingkuhan, peneliti mengeksplorasi apakah paparan cerita dan contoh perselingkuhan akan menurunkan komitmen kesetiaan.

Dalam tiga penelitian, mereka mencatat reaksi subjek setelah diperlihatkan contoh kasus orang selingkuh. Ini diikuti dengan reaksi peserta saat mereka memikirkan atau berinteraksi dengan orang lain yang menarik.

Studi tersebut menunjukkan bahwa setelah terpapar tindakan pengkhianatan, komitmen kesetiaan peserta terhadap hubungan mereka menurun. Peserta juga menyatakan keinginan yang lebih besar untuk selingkuh.

"Lingkungan yang mendorong prevalensi perselingkuhan yang lebih besar bisa membuat orang lebih rentan terhadap perselingkuhan," kata Birnbaum.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Mudah Diamati, Begini Perbedaan Muka 'Orang Have' Menurut Studi


Most Popular
Features