Update Maskapai Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi, Iran, dan Israel

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Kamis, 22/10/2026 13:35 WIB
Foto: Ilustrasi pesawat. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah penerbangan dari Uni Emirat Arab (UEA) mengalami pembatalan dan penundaan, menyusul meningkatnya ketegangan keamanan regional. Gangguan ini berdampak pada penerbangan menuju Arab Saudi, India, serta sejumlah destinasi internasional lainnya.

Melansir Gulf News, Flydubai, Emirates, Etihad Airways, dan Air Arabia termasuk maskapai yang menyesuaikan jadwal penerbangan mereka. Penundaan juga dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi (AUH).

Flydubai, Emirates, dan Etihad Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi


Flydubai membatalkan sejumlah penerbangan antara Dubai dan Arab Saudi, terutama pada rute menuju Riyadh, Dammam, dan Abha. Penerbangan FZ 847, FZ 841, dan FZ 855 dari Dubai ke Riyadh, misalnya, tercatat dibatalkan. Pembatalan juga berlaku untuk penerbangan dari Riyadh menuju Dubai.

Meski demikian, sejumlah layanan Flydubai menuju Jeddah, Madinah, Gassim, dan Tabuk masih tercatat berstatus sesuai jadwal, telah tiba, sedang dalam penerbangan, atau diperkirakan beroperasi. Penumpang tetap perlu memastikan status terbaru karena informasi untuk beberapa rute tidak tersedia.

Emirates turut membatalkan sejumlah layanan dari Dubai menuju Riyadh, Dammam, dan Jeddah. Penerbangan yang terdampak mencakup EK815, EK819, dan EK817 untuk rute Dubai-Riyadh; EK823, EK827, dan EK821 untuk Dubai-Dammam; serta EK801, EK805, dan EK803 untuk Dubai-Jeddah.

Etihad Airways juga membatalkan penerbangan antara Abu Dhabi dan Dammam, Riyadh, serta Jeddah hingga 24 Oktober. Untuk rute Abu Dhabi-Jeddah, pembatalan mencakup penerbangan EY601 dan EY603, serta penerbangan kembali EY602 dan EY604.

Etihad menyatakan situasi masih dinamis dan perubahan jadwal lebih lanjut dapat terjadi. Penumpang diminta memeriksa informasi melalui situs resmi maskapai dan menghubungi layanan pelanggan untuk memperoleh bantuan pemesanan ulang.

Penerbangan dari Iran dan Israel Masih Terdampak

Gangguan perjalanan juga terjadi pada rute Iran dan Israel.

Penerbangan yang dioperasikan maskapai Iran dari dan ke UEA masih ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut, termasuk layanan Iran Airtour menuju dan dari Dubai. Penumpang diminta menghubungi maskapai untuk memperoleh informasi mengenai pemesanan ulang atau pengembalian dana.

Sementara itu, layanan Dubai-Tel Aviv masih terdampak setelah insiden keamanan pada 30 September yang melibatkan penerbangan flydubai FZ1073.

Kerja sama penerbangan berbagi kode atau codeshare antara Emirates dan Flydubai untuk rute dari dan ke Tel Aviv juga masih ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penumpang yang terdampak disarankan menghubungi maskapai atau agen perjalanan masing-masing.

Ketegangan Regional Picu Peringatan Perjalanan

Gangguan penerbangan berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan. Sistem pertahanan udara Arab Saudi dilaporkan mencegat lima drone pada Rabu, sementara Kuwait kembali menegaskan dukungannya kepada Riyadh.

Di Yaman, serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap kawasan permukiman di Taiz dilaporkan menewaskan dua remaja putri. Amerika Serikat menjanjikan dukungan logistik bagi Arab Saudi, sedangkan Inggris memperluas bantuan pertahanan, termasuk kemungkinan patroli udara untuk mencegat rudal dan drone.

Sejumlah negara kemudian mengeluarkan atau memperbarui imbauan perjalanan ke Arab Saudi.

Maskapai Internasional Perpanjang Penangguhan Rute

Sejumlah maskapai internasional juga mengubah jadwal penerbangan menuju Arab Saudi dan destinasi lain di Timur Tengah.

Qatar Airways menangguhkan penerbangan menuju Riyadh dan Dammam hingga 24 Oktober serta mengurangi layanan ke Jeddah dari tujuh menjadi empat penerbangan per hari. Oman Air menangguhkan penerbangan ke Riyadh hingga 22 Oktober, sedangkan SalamAir membatalkan layanan menuju Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober.

Di Eropa, Air France menangguhkan penerbangan ke Riyadh hingga 24 Oktober. Lufthansa Group menangguhkan layanan ke Riyadh hingga 18 November dan ke Dammam hingga 30 November. KLM membatalkan penerbangan ke Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Timnas Indonesia Rebut 8 Emas di Asian Para Games 2026