Pangeran Harry Ungkap Ingin Berbaikan dengan Keluarga Kerajaan Inggris

tfa,  CNBC Indonesia
21 October 2026 11:40
Profil harry Meghan. (REUTERS/Toby Melville)
Foto: (REUTERS/Toby Melville)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran Harry buka suara soal keinginannya memperbaiki hubungan dengan keluarga kerajaan Inggris setelah bertahun-tahun berseteru. Putra bungsu Raja Charles III itu berharap konflik yang merenggangkan hubungannya dengan sang ayah dan kakaknya, Pangeran William, bisa berakhir.

"Di tengah berbagai peristiwa yang terjadi di dunia saat ini, hal yang paling penting adalah berdamai," ujar Harry, 42 tahun, dalam wawancara dengan majalah GQ, dikutip Reuters, Rabu (21/10/2026).

Ia mengatakan konflik keluarga merupakan persoalan yang bisa dirasakan banyak orang. Mulai dari perselisihan antarsaudara hingga hubungan yang rusak antara anak dan orang tua.

Perlu diketahui, Harry dan istrinya, Meghan Markle, memutuskan mundur dari tugas resmi kerajaan pada 2020 dan pindah ke California, Amerika Serikat (AS). Keputusan tersebut diikuti serangkaian kritik terhadap institusi kerajaan, yang memperburuk hubungan Harry dengan keluarganya, termasuk kakaknya, Pangeran William, pewaris takhta Inggris.

Meski mengakui luka masa lalu mungkin tidak akan sepenuhnya hilang, Harry mengatakan dirinya ingin memperbaiki hubungan keluarga. Harry juga berharap semua pihak bersedia meninggalkan konflik masa lalu.

"Ada pihak-pihak yang mungkin tidak menginginkan perdamaian ini terwujud. Namun, saya justru ingin hubungan ini membaik," katanya.

Dalam wawancara itu, Harry turut menjelaskan alasan keluarganya kembali ke Inggris. Ia menyebut kesempatan menyekolahkan kedua anaknya di Inggris sebagai hal yang sangat berarti.

Menurutnya, anak-anaknya telah menjalani dua minggu pertama di sekolah dan "sangat menikmatinya". Selain hubungan dengan keluarga kerajaan, Harry berharap ketegangannya dengan pers Inggris juga dapat mereda.

"Harapan saya adalah segalanya akan berubah," kata Harry berdoa dirinya, keluarga kerajaan, dan sebagian media Inggris dapat meninggalkan perselisihan lama demi membangun hubungan yang lebih baik.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Intip Penampakan 'Gaun Balas Dendam' Lady Diana, Mau Dilelang Rp5,3 M


Most Popular
Features