Asam Urat Sering Kambuh? Hindari Konsumsi 6 Sayuran Ini

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 17:15 WIB
Foto: Los Sayur Mayur di Pasar Santa Jakarta Selatan, Selasa, 14/4. (CNBC Indonesia/Hadijah Alaydrus)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Penderita asam urat kerap mengalami nyeri hebat, pembengkakan, hingga kekakuan pada persendian yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Keluhan ini bahkan bisa terasa lebih menyiksa saat serangan asam urat kambuh, termasuk pada pagi hari setelah bangun tidur.

Asam urat terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi sehingga membentuk kristal di persendian. Jika kondisi ini tidak terkontrol, kristal tersebut dapat memicu peradangan yang menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Salah satu faktor yang turut memengaruhi kadar asam urat adalah pola makan. Sejumlah makanan mengandung purin, yaitu senyawa yang diuraikan tubuh menjadi asam urat. Karena itu, pemilihan makanan sehari-hari menjadi bagian penting dalam membantu mengendalikan kondisi ini dan mengurangi risiko serangan berulang.


Sayuran dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik bagi tubuh. Namun, beberapa jenis sayuran mengandung purin relatif tinggi sehingga kerap menjadi perhatian bagi penderita asam urat.

Meski demikian, bukan berarti semua sayuran tersebut harus dihindari sepenuhnya. Pembatasan konsumsi perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu, karena kandungan purin dalam sayuran tidak selalu memberikan dampak yang sama seperti purin dari sumber hewani.

Lantas, apa saja jenis sayuran yang perlu diperhatikan oleh penderita asam urat? Berikut adalah 6 sayuran yang harus dihindari penderita asam urat karena mengandung purin tinggi.

1. Asparagus

Asparagus memiliki kadar kalium dan folat tinggi. Akan tetapi, asparagus adalah salah satu sayuran yang perlu dihindari bagi penderita asam urat karena memiliki kandungan purin tinggi. Dalam asparagus, terdapat sekira 23 gram purin di setiap 100 gram sayuran ini.

2. Bayam

Selain mudah diolah, bayam terkenal memiliki gizi tinggi seperti vitamin C, flavonoid, zat besi, beta karoten, dan luteins. Akan tetapi, penderita asam urat harus menghindari bayam karena memiliki kandungan purin yang tinggi. Dalam setiap 100 gramnya, terkandung sekira 57 gram purin.

3. Buncis

Buncis menjadi salah satu sayuran yang sangat populer di Indonesia karena bisa diolah menjadi sedemikian rupa, seperti aneka tumisan dan menjadi bahan pelengkap. Namun, buncis dikenal memiliki fruktosa tinggi yang bisa menjadi pemicu asam urat.

4. Jamur

Jamur memiliki kandungan purin yang cukup tinggi dalam setiap porsinya. Oleh karena itu, pengidap asam urat wajib menghindari sayuran yang menjadi campuran di banyak hidangan ini.

5. Kembang Kol

Sayuran selanjutnya yang perlu dihindari adalah kembang kol. Sayuran ini biasanya hanya menjadi pelengkap di setiap hidangan. Kembang kol perlu dihindari oleh pengidap asam urat karena memiliki 23 gram purin di setiap 100 gramnya.

6. Kacang Polong

Kacang polong mengandung 50 hingga 150 miligram purin dalam setiap 100 gramnya. Ini merupakan kategori sedang. Namun, jika memang Anda sudah punya kondisi asam urat, lebih baik menghindari sayuran hijau ini.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Penuhi Gaya Hidup, Minuman Sehat Yang Enak & Bernutrisi Dicari