Konser BIGBANG Terancam Kabut Asap, Penonton Diimbau Pakai Masker
Jakarta, CNBC Indonesia - Konser grup K-pop BIGBANG yang dijadwalkan berlangsung di Singapura pada akhir pekan ini, 17-18 Oktober 2026, dibayangi kondisi kabut asap yang melanda negara tersebut. Penyelenggara konser pun mengeluarkan peringatan kesehatan bagi para penggemar yang akan menghadiri pertunjukan.
Perusahaan penyelenggara acara AEG Presents Asia mengeluarkan imbauan tersebut pada Kamis (15/10/2026), menyusul meningkatnya konsentrasi partikel halus PM2.5 di sejumlah wilayah Singapura.
Melansir Channel News Asia (CNA), konser bertajuk BIGBANG XX: Cosmos dijadwalkan berlangsung di National Stadium, Singapura, pada Sabtu (17/10) dan Minggu (18/10), mulai pukul 19.00 waktu setempat. Melalui unggahan di media sosial, AEG Presents Asia meminta para penonton memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum berangkat ke lokasi konser.
Penyelenggara juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menghadiri acara di tengah situasi kabut asap.
"Keselamatan dan kesejahteraan Anda adalah prioritas utama kami," tulis AEG Presents Asia dalam pengumumannya, dikutip dari CNA, Jumat (16/10/2026).
"Mengingat kondisi kabut asap dapat memengaruhi aktivitas luar ruangan, sejumlah langkah telah disiapkan berdasarkan kebijakan penanganan kabut asap di lokasi acara untuk memastikan keselamatan dan kesehatan Anda," lanjutnya.
Penyelenggara turut mengimbau penonton yang sensitif terhadap kabut asap untuk menggunakan masker. Selain itu, penggemar diminta membawa obat-obatan pribadi apabila diperlukan dan memastikan tubuh tetap terhidrasi selama konser berlangsung.
Penonton diperbolehkan membawa botol minum yang dapat diisi ulang di lokasi konser, dengan ketentuan botol tersebut tidak terbuat dari kaca maupun baja. AEG Presents Asia juga menyarankan penggemar membatasi aktivitas luar ruangan yang terlalu lama serta merencanakan rute perjalanan dan waktu kedatangan untuk mengurangi paparan kabut asap.
"Jika Anda merasa tidak sehat selama berada di lokasi acara, segera cari bantuan medis jika diperlukan," demikian imbauan penyelenggara.
Konser Bisa Dihentikan Jika Polusi Udara Memburuk
Sementara itu, The Kallang selaku pengelola National Stadium memiliki kebijakan khusus terkait penyelenggaraan kegiatan di tengah kabut asap. Berdasarkan kebijakan tersebut, seluruh aktivitas di dalam maupun luar ruangan akan dihentikan apabila angka Pollutant Standards Index (PSI) selama 24 jam melampaui 300.
Meski demikian, pengaturan untuk setiap acara dapat berbeda, bergantung pada jenis kegiatan serta kondisi lingkungan yang terjadi saat itu. Hingga laporan CNA diterbitkan, The Kallang telah mengumumkan penghentian sementara seluruh operasional Water Sports Centre akibat berkurangnya jarak pandang yang disebabkan kabut asap. Penghentian tersebut berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Belum ada pengumuman mengenai pembatalan ataupun penundaan konser BIGBANG. Penyelenggara sejauh ini masih mengimbau penggemar untuk memantau perkembangan kualitas udara dan menjaga kondisi kesehatan.
Konser BIGBANG di Singapura diperkirakan menjadi salah satu pertunjukan musik terbesar di negara tersebut sepanjang 2026, dengan penggemar yang datang dari berbagai negara di kawasan Asia. Menjelang konser, sejumlah lokasi di Singapura juga menggelar kegiatan khusus bertema BIGBANG untuk menyambut para penggemar.
Di antaranya adalah toko pop-up di Kallang Wave Mall yang berlangsung hingga 25 Oktober 2026, serta pertunjukan cahaya di Marina Bay Sands pada 16-18 Oktober 2026.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]