Ada Program MCU Gratis dari Kemenkes, Bisa Dapat Uang Transport Lho

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
09 October 2026 15:42
Warga yang berulang tahun melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Kecamatan Gambir, Jakarta, Senin (10/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Ilustrasi pengecekan kesehatan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membuka pendaftaran Program Generasi Sehat 2026 yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis. Program ini juga ramai diperbincangkan di media sosial setelah seorang peserta mengaku mendapatkan uang transportasi usai menjalani pemeriksaan.



Program Generasi Sehat merupakan bagian dari Program Genomik Kesehatan Presisi Indonesia Sehat, salah satu inisiatif strategis di bawah Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI) yang dijalankan Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) Kemenkes.

Melalui program ini, masyarakat diajak berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan basis data genetik dan kesehatan di Indonesia. Salah satu pengguna Threads dengan akun @by.an*** membagikan pengalamannya mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

"Bulan lalu, aku ikut MCU Gratis khusus yang KTP DKI dengan awalan 31. Pemeriksaan cukup komplit dan jelas. Dapat snack plus transport 170rb," tulis akun tersebut, dikutip Jumat (9/10/2026).

Meski demikian, pemberian uang transportasi sebesar Rp170 ribu tersebut merupakan pengalaman yang dibagikan peserta. Belum ada informasi resmi dalam materi program yang diterima CNBC Indonesia mengenai besaran maupun ketentuan pemberian uang transportasi bagi seluruh peserta.

Siapa yang Bisa Ikut Program Generasi Sehat 2026?
Berdasarkan informasi resmi BGSI Kemenkes, program ini menyasar masyarakat berusia 30 hingga 60 tahun. Rentang usia tersebut dipilih karena risiko penyakit kronis mulai meningkat, sehingga data kesehatan dan genetik yang dikumpulkan dinilai bermanfaat untuk penelitian pencegahan dan diagnosis penyakit.

Pada tahap awal, rekrutmen peserta dilakukan di Gedung Eijkman, RSCM, Jakarta Pusat. Sehingga, masyarakat yang berdomisili di wilayah Jabodetabek lebih memungkinkan untuk mengikuti program tersebut karena lokasinya relatif mudah dijangkau.

Namun, Program Generasi Sehat 2026 tidak hanya menyasar masyarakat Jakarta. Dalam pengumuman pendaftaran terbaru, Kemenkes menyebut program ini terbuka bagi calon peserta yang memenuhi kriteria di DKI Jakarta, Sulawesi Selatan khususnya Makassar, serta Jawa Timur yang meliputi Surabaya dan Pasuruan.

Adapun persyaratan terkait NIK dengan awalan 31 yang ramai dibicarakan di Threads merujuk pada identitas kependudukan DKI Jakarta. Calon peserta tetap perlu memeriksa ketentuan domisili dan persyaratan pada formulir pendaftaran resmi.

Selain itu, setiap peserta hanya dapat mengikuti program BGSI sebanyak satu kali. Data calon peserta akan diperiksa untuk memastikan bahwa mereka belum pernah berpartisipasi dalam program tersebut.

Apa Tujuan Pemeriksaan Kesehatan Ini?
Berbeda dengan pemeriksaan kesehatan rutin pada umumnya, Program Generasi Sehat memiliki tujuan penelitian di bidang genomik. Kemenkes menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun basis data genetik dan kesehatan terbesar di Indonesia.

Data tersebut diharapkan menjadi fondasi pengembangan inovasi dalam pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit yang lebih presisi. Dengan demikian, partisipasi masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kondisi kesehatan pribadi, tetapi juga kontribusi terhadap penelitian kesehatan di Indonesia.

Bagaimana Cara Mendaftarnya?
Masyarakat yang berminat mengikuti Program Generasi Sehat 2026 dapat melakukan pendaftaran melalui formulir resmi yang disediakan Kemenkes. Berikut langkah pendaftarannya:

1. Buka laman https://s.kemkes.go.id/GenerasiSehat2026.
2. Baca informasi program dan persyaratan calon peserta.
3. Pastikan usia, domisili, dan kriteria lainnya sesuai dengan ketentuan.
4. Isi formulir pendaftaran calon partisipan dengan data yang diminta.
5. Ikuti petunjuk dan tahapan selanjutnya dari penyelenggara.

Bagi peserta yang sedang mengonsumsi obat rutin, seperti obat hipertensi atau diabetes, Kemenkes mengimbau agar obat tetap diminum sesuai jadwal, kecuali terdapat instruksi khusus dari dokter. Sementara itu, untuk ketentuan puasa sebelum pemeriksaan, peserta diperbolehkan mengonsumsi air putih, tetapi tidak diperkenankan minum teh, kopi, atau minuman manis.

Masyarakat dapat memantau informasi lebih lanjut melalui akun Instagram resmi @bgsi.id maupun situs bgsi.kemkes.go.id. Meski pendaftaran Program Generasi Sehat 2026 telah dibuka, belum diketahui secara pasti sampai kapan pendaftaran berlangsung dan kapan program serupa kembali digelar pada periode berikutnya.

Masyarakat yang berminat disarankan untuk memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @bgsi.id atau laman bgsi.kemkes.go.id guna mengetahui perkembangan jadwal dan ketersediaan pendaftaran.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kemenkes Imbau Warga Tetap di Rumah dan Hindari Naik Motor


Most Popular
Features