Health Summit 2026

Menkes Ungkap Peluang Bisnis Besar di Balik Program CKG

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Kamis, 08/10/2026 16:34 WIB
Foto: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemaparannya dalam acara Health Summit 2026 hadir dengan tema

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) membuka peluang investasi yang besar di sektor kesehatan Indonesia. Program yang menyasar ratusan juta masyarakat tersebut dinilai dapat mendorong pertumbuhan kebutuhan produk dan layanan kesehatan.

Budi mengatakan, sektor kesehatan Indonesia memiliki potensi pasar yang besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis. Saat ini, belanja kesehatan nasional mencapai sekitar Rp641 triliun per tahun.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, belanja kesehatan kita setahun Rp641 triliun," ujar Budi saat ditemui usai acara Health Summit 2026 yang digelar CNBC Indonesia, Kamis (8/10/2026).

Budi bilang, kebutuhan belanja kesehatan Indonesia masih berpotensi meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan dan angka harapan hidup masyarakat.

Ia mencontohkan angka harapan hidup penduduk Indonesia yang saat ini berada di kisaran 72-74 tahun, sedangkan Malaysia telah mencapai 76 tahun. Budi berambisi ingin menyamai angka harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi 76 tahun. 

"Kalau kita dalam lima tahun ke depan (angka harapan hidupnya) naik seperti Malaysia, otomatis belanja kesehatannya secara logika kan harus naik," jelasnya.

Budi menilai peningkatan kebutuhan belanja kesehatan tersebut akan menciptakan pasar yang semakin besar bagi pelaku usaha dan investor. Ia memperkirakan belanja kesehatan nasional berpotensi meningkat hingga sekitar Rp1.200 triliun apabila Indonesia mampu meningkatkan capaian kesehatannya.

"Itu kan merupakan pasar yang sangat besar, kesempatan bisnisnya juga luar biasa besar sekali. Para investor-investor kalau mau masuk, ini ya bagus sekali pasarnya," katanya.

Salah satu peluang investasi yang disoroti Budi adalah kebutuhan produk dan layanan kesehatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program CKG. Ia mencatat, program pemeriksaan kesehatan tersebut menjangkau masyarakat dalam jumlah besar sehingga membuka peluang bagi berbagai sektor pendukung layanan kesehatan.

"Dan sektor mana yang bagus itu tadi saya bilang kita lakukan Cek Kesehatan Gratis, banyak sekali tuh ratusan juta masyarakat. Nah semuanya berkaitan dengan turunan dari Cek Kesehatan Gratis ini sebenarnya merupakan kesempatan investasi yang sangat besar," ungkapnya.

Meski demikian, Budi menegaskan pemerintah ingin memastikan investasi yang masuk ke sektor kesehatan tidak hanya memberikan keuntungan bagi industri, tetapi juga berdampak pada masyarakat. Untuk itu, Kementerian Kesehatan akan mendorong regulasi yang meningkatkan transparansi harga serta membuka persaingan yang lebih luas di sektor kesehatan.

Dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang masuk, kata ia, pemerintah berharap harga obat, alat kesehatan, dan layanan medis menjadi lebih kompetitif.

"Kemenkes akan membuat regulasi, nomor satu adalah transparansi. Dengan makin banyak masuk pemain, sebenarnya kan persaingan akan menjadi lebih terbuka, dengan demikian diharapkan agar harga nanti jadi lebih kompetitif," ujarnya.



(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Cara BPOM Dorong Inovasi - Jaga Mutu Obat dan Produk Kesehatan