Health Summit 2026

Menkes Ungkap 'Kekuatan' dan Strategi Tarik Investasi Kesehatan ke RI

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Kamis, 08/10/2026 12:26 WIB
Foto: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemaparannya dalam acara Health Summit 2026 hadir dengan tema "The Rising of Indonesia's Healthcare Investment" di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (8/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan strategi untuk menarik investasi di sektor kesehatan, sehingga bisa mengurangi ketergantungan impor. Menurutnya, Indonesia harus mampu memproduksi alat kesehatan hingga obat-obatan di dalam negeri.

Salah satu strategi yang ditempuh Kemenkes adalah membuat regulasi yang bisa memacu sektor swasta untuk menggunakan modalnya dalam berinvestasi

"Jadi harus membuat regulasi yang bisa meng-trigger swasta-swasta ini menggunakan balancing mereka, menggunakan capital-nya mereka, menggunakan biaya yang bisa menjual untuk investasi di Indonesia, membangun industri," ujar Budi dalam Health Summit 2026 yang diselenggarakan CNBC Indonesia, Kamis (8/10/2026).


Dia mengatakan 'kekuatan' yang dimiliki oleh Kemenkes adalah regulasi. Jika regulasi yang disusun tidak bagus, maka sektor swasta tidak akan berminat untuk berinvestasi membangun fasilitas kesehatan hingga pabrik. Padahal, dengan investasi tersebut angka belanja kesehatan bisa diterjemahkan menjadi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Budi memberi contoh hilirisasi darah yang berhasil dilakukan di dalam negeri. Sebelumnya, Indonesia harus mengimpor Albumin dan IVIG (Intravenous Immunoglobulin) dengan harga yang sangat mahal, padahal keduanya merupakan produk turunan dari plasma darah.

Padahal sebagai negara dengan populasi besar, Indonesia memiliki sumber plasma darah yang mumpuni.

"Hilirisasi kan bukan hanya natural resources dalam bentuk ore, nickel ore, hilirisasi juga bisa datang dari blood. Blood, we can downstream blood," ujarnya.

Langkah yang dilakukan kemudian bukanlah menambah impor, melainkan mengubah regulasi yang menarik investasi. Kini ada satu perusahaan asal Korea Selatan yang telah berinvestasi untuk produk ini, dan bisa mulai produksi tahun depan.

"Nah, itu contoh bagaimana dengan mengubah regulasi kita, kita mencoba menyusun regulasi yang memberikan insentif pada sektor swasta untuk menanamkan modalnya dan berinvestasi," tegas Budi.


(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Terobosan Kebijakan Kesehatan: Cepat, Tepat, & Fokus ke Pasien