Studi Ungkap Hubungan Ukuran Hidung dengan Panjang Penis
Jakarta, CNBC Indonesia - Siapa sangka ukuran hidung ternyata memiliki kaitan dengan panjang penis. Temuan ini mungkin terdengar tidak biasa, namun sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Basic and Clinical Andrology menemukan adanya korelasi antara ukuran hidung dan panjang penis pria.
Melansir Times of India, penelitian tersebut dilakukan oleh tim peneliti asal Jepang terhadap 126 pria dewasa berusia 30 hingga 50-an tahun. Para peneliti mengukur sejumlah bagian tubuh, mulai dari tinggi dan berat badan, ukuran penis dalam kondisi tidak ereksi, lingkar penis, berat testis, berat prostat, hingga ukuran hidung.
Pengukuran penis menggunakan metode stretched penile length (SPL), yakni mengukur panjang penis setelah diregangkan secara manual. Sementara itu, ukuran hidung ditentukan berdasarkan jarak dari titik tengah di antara sudut mata bagian dalam hingga bagian terluar sayap hidung.
Hasil penelitian menunjukkan ukuran hidung menjadi salah satu faktor yang memiliki korelasi paling kuat dengan SPL. Koefisien korelasinya mencapai 0,564, hampir sama dengan korelasi antara panjang penis saat tidak ereksi dan SPL yang berada di angka 0,565.
Dalam kelompok yang diteliti, pria dengan ukuran hidung kurang dari sekitar 4,5 sentimeter memiliki rata-rata SPL sekitar 10,37 sentimeter. Sementara itu, kelompok dengan ukuran hidung paling besar, yakni sekitar 5,5 sentimeter atau lebih, memiliki rata-rata SPL sekitar 13,46 sentimeter.
Temuan tersebut membuat peneliti menduga bahwa panjang penis mungkin tidak hanya berkaitan dengan faktor seperti usia, tinggi badan, atau berat badan.
Peneliti juga mengemukakan kemungkinan bahwa ukuran penis telah dipengaruhi oleh faktor yang ditentukan sebelum kelahiran. Namun, hal ini masih merupakan interpretasi dari temuan korelasi dan bukan bukti langsung mengenai mekanisme biologis yang menentukan ukuran penis.
Bukan Berarti Ukuran Hidung Bisa Memprediksi Penis
Meski menarik perhatian, hasil penelitian tersebut tidak berarti ukuran hidung seseorang dapat digunakan untuk mengetahui panjang penis secara pasti.
Salah satu keterbatasan penting penelitian ini adalah seluruh objek penelitian merupakan jenazah pria Jepang yang menjalani pemeriksaan forensik. Selain itu, penelitian mengukur panjang penis yang diregangkan, bukan panjang penis saat ereksi secara langsung.
Penelitian lain yang diterbitkan pada 2023 juga menyoroti keterbatasan tersebut. Studi itu menyebut panjang penis yang diregangkan memang dapat berkaitan dengan panjang penis saat ereksi, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan ukuran ketika ereksi penuh. Pasalnya, kemampuan jaringan penis untuk meregang dapat berbeda pada setiap individu.
Dengan demikian, korelasi yang ditemukan dalam penelitian tersebut tidak dapat diterjemahkan menjadi rumus sederhana bahwa semakin besar hidung, semakin panjang penis.
(hsy/hsy)