Ramai-Ramai Warga Pilih Jadi Ateis Demi Hindari Pajak

Redaksi, CNBC Indonesia
Sabtu, 03/10/2026 20:30 WIB
Foto: Gereja Bern Minster Swiss. (Dok. Bern.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Swiss dikenal sebagai salah satu negara dengan beban pajak yang cukup tinggi. Di negara Eropa tersebut terdapat pula pajak gereja yang dikenakan kepada warga yang tercatat sebagai anggota gereja tertentu. Kondisi ini membuat sebagian orang memilih keluar dari keanggotaan gereja agar terbebas dari pungutan tersebut.

Besaran pajak gereja berbeda-beda tergantung kanton atau provinsi tempat seseorang tinggal. Pajak tersebut umumnya dikenakan kepada warga yang terdaftar sebagai anggota gereja yang diakui negara, dengan tarif berkisar antara 1% hingga 3%.


Jalan untuk terbebas dari kewajiban membayar pajak gereja tersebut adalah dengan mengundurkan diri dari keanggotaan gereja.

Menurut laporan media lokal Le News, pada 2023 ada 67.497 orang meninggalkan Gereja Katolik di Swiss. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibanding 2022. Untuk gereja Protestan, sekitar 39.517 orang secara resmi meninggalkan gereja pada tahun yang sama. Jika ditotal, ada sekitar 100.000 orang yang meninggalkan gereja pada 2023.

Data dari Institut Sosiologi Pastoral Swiss (SPI) menunjukkan provinsi dengan aksi mundur dari gereja tertinggi berada di Basel-Stadt dengan persentase 4,5%. Provinsi yang terletak di Swiss utara tersebut memiliki sistem "berhenti dari keanggotaan gereja" yang memungkinkan orang tidak membayar pajak gereja.

Meski data resmi tidak selalu menyebutkan alasan kenapa orang meninggalkan gereja, statistik menunjukkan di provinsi di mana ada pajak gereja, tingkat orang yang meninggalkan Kristus cenderung lebih tinggi, menurut laporan Religion Watch.

Selain pajak, alasan lainnya yang mendorong orang meninggalkan gereja termasuk sekularisme hingga skandal di lingkungan rumah ibadah.

Survei dan data demografis menunjukkan semakin banyak warga Swiss yang mengidentifikasi diri sebagai ateis (sekitar ~34% dari populasi pada 2022). Angka ini menunjukkan banyak orang benar-benar melepaskan diri dari agama, terlepas dari pajak atau tidak.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Desak Made Pecahkan Rekor & Sumbang Emas Ke-4 Untuk Indonesia