4 Pola Makan yang Paling Cepat Picu Batu Ginjal, Segera Ubah!

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Rabu, 30/09/2026 16:30 WIB
Foto: Ilustrasi (Photo by Robina Weermeijer on Unsplash)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Batu ginjal menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup umum. Kondisi ini diperkirakan menyerang sekitar 1 dari 10 orang Amerika pada suatu masa dalam hidup mereka. Angka kejadiannya pun terus meningkat selama beberapa dekade terakhir.

Melansir Eating Well, kurangnya asupan air memang menjadi salah satu faktor risiko paling umum terbentuknya batu ginjal. Namun, pola makan dan gaya hidup sehari-hari juga dapat meningkatkan risiko tersebut tanpa disadari.

Kabar baiknya, pilihan makanan yang tepat justru dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Sejumlah ahli gizi menjelaskan beberapa penyebab utama batu ginjal sekaligus makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.


Apa Penyebab Batu Ginjal?

Batu ginjal terbentuk ketika mineral dan senyawa tertentu di dalam urine menjadi terlalu pekat hingga akhirnya mengkristal.

Jenis yang paling umum adalah batu kalsium oksalat. Batu ini terbentuk ketika kalsium dan oksalat saling berikatan di dalam ginjal, bukannya dikeluarkan dari tubuh melalui urine.

Selain batu kalsium oksalat, terdapat pula batu asam urat yang berkaitan dengan tingginya asupan protein hewani. Sementara itu, batu struvit biasanya dikaitkan dengan infeksi saluran kemih.

Dalam kaitannya dengan pola makan, terdapat sejumlah kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Natrium

Mengonsumsi terlalu banyak natrium merupakan salah satu faktor pola makan yang kerap diabaikan, tetapi dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

"Mengonsumsi terlalu banyak natrium adalah salah satu faktor pola makan yang sering terabaikan namun dapat meningkatkan risiko batu ginjal," kata Ashley Kitchens, M.P.H., RD.

Menurutnya, asupan natrium yang tinggi menyebabkan ginjal mengeluarkan lebih banyak kalsium melalui urine. Kondisi ini kemudian dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu kalsium oksalat, jenis batu ginjal yang paling umum.

Untuk mengurangi asupan natrium, masyarakat dapat membatasi konsumsi makanan yang sangat diproses (ultra-processed foods), camilan kemasan, serta makanan restoran. Memasak makanan sendiri di rumah juga dapat membantu mengontrol jumlah garam yang digunakan.

2. Kekurangan Asupan Kalsium

Meski terdengar berlawanan dengan intuisi, terlalu sedikit mengonsumsi kalsium justru dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

"Kurangnya asupan kalsium juga merupakan faktor risiko, karena kalsium membantu mengikat oksalat sehingga zat tersebut dapat dikeluarkan dari tubuh, alih-alih menumpuk dan mengkristal di dalam ginjal," jelas Melissa Mitri, M.S., RD.

Dengan kata lain, asupan kalsium yang cukup justru dapat membantu mencegah oksalat masuk ke dalam urine dalam jumlah berlebihan.

3. Terlalu Banyak Protein Hewani

Pola makan yang tinggi protein hewani, terutama daging merah, juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Asupan protein hewani yang tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam urine. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperbesar risiko terbentuknya batu ginjal.

Sebagai alternatif, sebagian protein hewani dapat diganti dengan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

4. Tinggi Asupan Gula Tambahan

Gula tambahan juga menjadi salah satu faktor risiko yang sering tidak disadari.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi satu minuman bersoda manis setiap hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

"Gula tambahan diam-diam meningkatkan risiko batu ginjal jauh sebelum dehidrasi melakukannya," ujar Mitri.

Karena itu, membatasi konsumsi minuman manis menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan risiko.

Makanan yang Membantu Mengurangi Risiko Batu Ginjal

Selain menghindari sejumlah kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko, beberapa jenis makanan justru dapat dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari untuk membantu mencegah batu ginjal.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Indonesia Telah Raih 27 Medali di Ajang Asian Games 2026