RM BTS Donasi Rp1,1 Miliar ke Museum Nasional Korea
Jakarta, CNBC Indonesia - Leader BTS, RM menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp1,16 miliar, kepada National Museum of Korea. Pemilik nama asli Kim Namjoon itu kembali menunjukkan dukungannya terhadap dunia seni dan budaya Korea Selatan.
Pihak museum mengatakan donasi tersebut diberikan RM pada Selasa (29/9/2026) melalui National Museum of Korea Foundation. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu museum memperoleh artefak atau benda-benda yang akan menjadi bagian dari koleksinya.
RM sendiri ditunjuk sebagai global ambassador National Museum of Korea pada Juni lalu. Ia mengaku senang bisa memberikan dukungan kepada museum melalui perannya tersebut.
"Saya senang dapat memberikan dukungan kepada museum sebagai global ambassador. Saya akan terus bekerja sama dengan museum untuk mempromosikan museum dan budaya kita," kata RM dikutip Korea Times, Rabu (30/9/2026).
National Museum of Korea berharap dukungan RM terhadap seni dan budaya dapat meningkatkan perhatian publik terhadap warisan budaya serta museum Korea. Pihak museum juga berencana memperkuat pameran dan berbagai programnya.
RM selama ini dikenal sebagai pencinta dan kolektor seni. Koleksi pribadinya banyak berfokus pada karya seni modern dan kontemporer Korea.
Tak hanya memberikan donasi, RM juga akan membawa koleksi seninya ke Amerika Serikat (AS) melalui pameran bertajuk "RM x SFMOMA: Between You and Me" di San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA).
Pameran tersebut akan dibuka pada 3 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 7 Februari 2027. Pameran ini menjadi kali pertama koleksi pribadi RM ditampilkan dalam sebuah pameran museum sekaligus kolaborasi pertama SFMOMA dengan artis K-pop.
Sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum akan ditampilkan, termasuk sekitar 140 karya dari koleksi pribadinya. Sebagian besar karya yang dikoleksi RM juga akan dipamerkan di AS untuk pertama kalinya.
"Ini adalah pertama kalinya saya membagikan koleksi saya dengan nama saya sendiri. Saya pikir hanya sedikit hal yang dapat memperlihatkan seseorang sejujur koleksi yang dibangunnya dalam waktu lama," kata RM melalui agensinya, BigHit Music.
"Dalam arti itu, pameran ini akan menjadi perkenalan diri yang cukup panjang," ujarnya melanjutkan.
RM bilang, koleksinya mencakup banyak karya seniman modern dan kontemporer Korea, termasuk sejumlah nama yang mungkin belum banyak dikenal di luar negaranya. RM juga terlibat langsung dalam perencanaan dan kurasi pameran bersama kurator SFMOMA América Castillo dan Kim Hyo-eun.
Ia ikut memilih karya, menyusun presentasi pameran, hingga menulis teks pameran dan deskripsi karya dalam bahasa Korea dan Inggris. Tak berhenti di sana, RM turut merekam panduan audio dalam dua bahasa dan memilih musik yang akan diputar di ruang pameran.
Sejumlah seniman Korea yang karyanya akan ditampilkan antara lain Yun Hyong-keun, Park Re-hyun, Chang Uc-chin, Kwon Ok-yon, Kim Yun-shin, dan To Sang-bong. Karya mereka akan dipamerkan bersama koleksi SFMOMA dari seniman seperti Kim Whan-ki, Nam June Paik, Mark Rothko, Agnes Martin, Henri Matisse, dan Georgia O'Keeffe.
Melalui keramik, kaligrafi, lukisan hingga patung, pameran tersebut akan menelusuri perkembangan seni Korea sejak abad keenam hingga masa kini. SFMOMA menyebutnya sebagai salah satu pameran seni modern dan kontemporer Korea dengan cakupan terluas yang pernah digelar di AS.
(hsy/hsy)