10 Negara dengan Pariwisata Terbaik Dunia 2026, Nomor 1 di Asia

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
29 September 2026 16:05
Warga beraktivitas dengan latar belakang Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 meter (12.460 kaki), di Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi pada tanggal 31 Oktober 2024. (AFP/YUICHI YAMAZAKI)
Foto: Warga beraktivitas dengan latar belakang Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 meter (12.460 kaki), di Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi pada tanggal 31 Oktober 2024. (AFP/YUICHI YAMAZAKI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang menempati posisi teratas dalam Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2026 yang dirilis World Economic Forum (WEF). Di saat yang sama, Albania tercatat sebagai negara dengan peningkatan skor paling signifikan dibandingkan edisi sebelumnya.

Melansir Euro News, laporan TTDI 2026 yang diterbitkan pada 25 September 2026 menilai kondisi dan kebijakan yang mendukung pengembangan sektor perjalanan dan pariwisata secara berkelanjutan serta tangguh. Indeks tersebut mencakup 110 negara dan perekonomian dengan berbagai indikator yang menggambarkan kesiapan destinasi dalam mendukung aktivitas pariwisata.

Penilaian TTDI tidak secara langsung mengukur jumlah kedatangan wisatawan atau pendapatan pariwisata. Sebaliknya, indeks ini melihat faktor-faktor yang memungkinkan suatu destinasi menarik, mendukung, dan mempertahankan perkembangan sektor perjalanan dan pariwisata.

Sejumlah aspek yang dinilai antara lain lingkungan bisnis, keselamatan dan keamanan, kesehatan dan kebersihan, sumber daya manusia, kesiapan teknologi informasi, keterbukaan terhadap pariwisata, daya saing harga, serta infrastruktur dan layanan pariwisata.

Berikut daftar 10 negara teratas dalam Travel & Tourism Development Index 2026:

1. Jepang

2. Amerika Serikat

3. Spanyol

4. Australia

5. Prancis

6. Jerman

7.Inggris Raya

8. China

9. Swiss

10. Italia

WEF mencatat, kesepuluh negara tersebut juga merupakan negara yang menempati 10 besar pada edisi 2024, meskipun terjadi perubahan urutan peringkat. Eropa tetap memiliki posisi kuat dengan enam negara yang masuk dalam daftar 10 besar.

Jepang sendiri naik dua posisi dibandingkan edisi sebelumnya hingga akhirnya menempati peringkat pertama. Menurut WEF, salah satu faktor yang mendukung posisi Jepang adalah upaya memperluas aktivitas pariwisata di luar pusat-pusat destinasi utama.

Strategi tersebut membantu Jepang memperluas basis pengunjung sekaligus mengurangi konsentrasi wisatawan di sejumlah kawasan populer, di tengah jumlah kunjungan yang mencapai tingkat tinggi.

10 Negara dengan Peningkatan Tercepat

Berikut negara-negara yang masuk dalam daftar dengan peningkatan skor TTDI paling cepat:

1. Albania

2. Vietnam

3. Laos

4. Qatar

5. Malaysia

6. Thailand

7. Filipina

8. Maroko

9. Nepal

10 Sri Lanka

WEF mencatat Laos mengalami peningkatan skor sebesar 6,1 persen, Malaysia 5,8 persen, dan Thailand 5,6 persen antara 2024 dan 2026. Secara lebih luas, negara-negara berkembang di Asia-Pasifik menjadi salah satu sumber utama momentum pertumbuhan indeks.

Pariwisata Dunia Memasuki Fase Baru

Perbaikan skor TTDI terjadi di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata global. WEF mencatat jumlah wisatawan internasional mencapai sekitar 1,5 miliar pada 2025, atau meningkat 5 persen dibandingkan 2024 dan sekitar 4,4 persen di atas tingkat 2019.

Namun, laporan WEF juga menunjukkan bahwa pertumbuhan pariwisata menghadapi tantangan baru. Kenaikan biaya perjalanan, kebutuhan investasi, kekurangan tenaga kerja, serta tekanan terhadap lingkungan dan masyarakat menjadi sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan.

Dengan demikian, tantangan sektor pariwisata saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan pemulihan setelah pandemi, tetapi bagaimana mengelola pertumbuhan tersebut agar dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas sekaligus menjaga keberlanjutan destinasi.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Jadi Pintu Masuk Sumatera, Novotel Lampung Dukung Ekonomi Daerah


Most Popular
Features