Tambah Lagi, 7 Tempat Wisata Viral Sekarang Tinggal Kenangan
Jakarta, CNBC Indonesia - Semua bisnis pasti mengalami pasang surut. Tak jarang, saat ditempa krisis, sejumlah tempat usaha tak mampu bertahan hingga akhirnya tutup permanen.
Di Indonesia, ada sejumlah bisnis tempat wisata yang dulu ramai dikunjungi wisatawan, namun kini telah tutup permanen dan hanya menyisakan kenangan. Berikut daftarnya yang dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber.
1. Kampung Gajah Wonderland
Kondisi Kampung Gajah Wonderland yang terbengkalai tahun 2019.(Yudha Maulana/detikcom) |
Taman hiburan di Kabupaten Bandung Barat itu memiliki luas 60 hektare yang memiliki banyak patung gajah sebagai ikonnya. Di sana ditawarkan area wisata keluarga dengan namual wahana permainan dan taman rekreasi air.
Namun Kampung Gajah telah ditutup sejak 2017. Alasannya karena tempat tersebut pailit.
Kondisinya cukup memprihatikan karena dibiarkan begitu saja. Tempat wisata itu kini kerap didatangi pecinta horror karena terkesan angker.
2. Snowbay Water Park
Snowbay Waterpark dulunya dikenal sebagai wahana favorit anak-anak, sayangnya karena COVID-19, kolam renang dengan berbagai wahana itu harus ditutup selama nyaris 2 tahun. Beberapa kondisi fisik yang terbengkalai terlihat dilokasi ini mulai pintu masuk tiket dan rak tempat penitipan barang. |
Tempat wisata ini sempat terkenal pada masanya. Berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Snowbay menawarkan banyak fasilitas wahana yang lengkap seperti seluncuran Hurricane dan Cool Runing.
Snowbany Water Park menjadi korban dari pandemi Covid-19 dan TMII diambil alih pemerintah. Tempat wisata air itu berhenti beroperasi hingga kini.
3. Depok Fantasi Waterpark
Depok Fantasi Waterpark (Tangkapan Layar via Twitter @depokfantasi1) Foto: Depok Fantasi Waterpark )Tangkapan Layar via Twitter @depokfantasi1) |
Satu lagi korban keganasana pandemi adalah Depok Fantasi Waterpark. Taman rekreasi air di Depok itu akhirnya ditutup karena pandemi Covid dan dialihkan menjadi komplek perumahan.
Tempat wisata yang berdiri 2008 itu kerap ramai pengunjung. Dikenal juga Aladin Waterpark, tempat tersebut mengusung nuansa Timur Tengah dan memiliki sejumlah wahana dari seluncuran air, air mancur, hingga ember tumpah.
4. Taman Festival Bali
Taman Festival Bali. (Dok. denpasarkota) Foto: Taman Festival Bali. (Dok. denpasarkota) |
Taman Festival Bali yang dekat dengan Pantai Sanur merupakan tempat yang populer sejak didirikan sekitar 1997-an. Sayangnya harus tutup karena krisis pada 1999.
Kondisinya dibiarkan begitu saja dengan banyak tanaman merambat, semak belukar dan gambar grafiti. Meski begitu, taman tersebut kini menjadi lokasi wisata horror dan tiap pengunjung dikenakan Rp 10 ribu untuk sekali masuk.
5. Taman Remaja Surabaya
Saat masih beroperasi, Taman Remaja Surabaya memiliki 20 wahana permainan. Namun pemerintan kota memutuskan menutup taman yang berdiri sejak 1971 itu karena kerja sama dengan pengelola sudah habis.
Meski begitu banyak kesaksian warga setempat yang mengaku masih suka mendengar suara keramaian dan bunyi musik dari TRS di malam hari. Seakan-akan taman tersebut hidup kembali.
6. Wonderia
Wonderia yang berlokasi di Semarang dibuka pada Juni 2004. Taman hiburan ini dikelola oleh pihak swasta dengan sistem royalti ke Pemerintah Kota setempat.
Baru berusia tiga tahun, Wonderia harus ditutup pada November 2007. Saat itu terjadi kecelakaan di permaiann plane tower atau balon udara yang membuat 16 orang luka-luka.
Kini lokasi Wonderia telah kosong. Kabarnya tempat itu akan dijadikan hutan kota.
7. Aquatic Fantasy
Aquatic Fantasy merupakan sebuah waterpark yang berlokasi di Sawangan, Depok. Saat masih beroperasi, Aquatic Fantasy merupakan destinasi warga sekitar untuk berenang dan menikmati wahana permainan air lainnya, seperti seluncur, labirin, hingga replika kastil yang megah.
Tak jelas apa alasan penutupan Aquatic Fantasy, namun sejumlah kreator online yang mengunjungi Aquatic Fantasy menemukan bahwa tempat wisata tersebut kini telah dipenuhi semak belukar yang tinggi. Terbengkalai dan terlupakan.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]


