Tiket Pesawat Naik hingga 25%, Libur Akhir Tahun Makin Mahal

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Senin, 28/09/2026 11:15 WIB
Foto: Air Asia. (Dok. Ariff Shah Sopian/AirAsia Berhad via Air Asia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lonjakan harga bahan bakar pesawat atau avtur mulai menekan industri penerbangan. Sejumlah maskapai, terutama berbiaya rendah, harus menghadapi kenaikan biaya operasional hingga menyesuaikan harga tiket penerbangan.

Pendiri AirAsia Tony Fernandes mengatakan, maskapai menghadapi persoalan karena banyak tiket telah dijual jauh-jauh hari ketika harga bahan bakar masih berada di kisaran US$85 per barel. Setelah perang pecah, harganya melonjak hingga sekitar US$200 per barel. Kenaikan tersebut tidak dapat dibebankan kepada penumpang yang telanjur membeli tiket.

"Saya tidak bisa kembali dan meminta Anda membayar lebih. Saya tidak bisa mengatakan, 'Maaf, Anda sudah membayar 200 baht (US$6), tetapi karena Donald Trump, Anda harus membayar saya tambahan 200 baht lagi'," kata Fernandes dalam pengarahan media baru-baru ini, dikutip dari VN Express, Senin (28/9/2026).


AirAsia juga tengah melakukan restrukturisasi biaya setelah mengeluarkan biaya tambahan terkait operasional kargo. Untuk pemesanan baru, tarif telah disesuaikan dengan kenaikan harga bahan bakar. Harga tiket tercatat naik sekitar 20%-25% atau bahkan lebih dibandingkan sebelumnya.

Fernandes mengatakan, kondisi saat ini berbeda dengan gangguan akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar tiga hingga empat tahun. Krisis bahan bakar kali ini tidak memiliki kepastian kapan akan berakhir karena sangat bergantung pada perkembangan perang.

"Saya bukan ahli politik atau politikus, tetapi saya bisa melihat bagaimana situasinya akan berkembang," ujarnya.

"Jika berlangsung lebih lama, kondisi ini tidak akan baik bagi siapa pun, terutama dunia usaha. Sepertinya situasi ini kemungkinan akan berlarut-larut, jadi inilah saatnya AirAsia beradaptasi secara serius," lanjut Fernandes.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Indonesia Tempati Peringkat ke-14 di Klasemen Asian Games 2026