Pangeran Arab Saudi Luncurkan Mobil Listrik Pertama Buatan Lokal

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
23 September 2026 18:30
Yang Mulia Putra Mahkota meluncurkan kendaraan unggulan CEER, yang semakin memperkuat posisi Arab Saudi dalam industri otomotif global. (Dok. ceermotors.com)
Foto: (Dok. ceermotors.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) resmi meluncurkan kendaraan listrik pertama buatan produsen nasional Ceer yang diberi nama "Exobot". Peluncuran tersebut menjadi bagian dari ambisi Arab Saudi membangun industri otomotif berteknologi tinggi sekaligus mengurangi ketergantungan ekonominya terhadap sektor minyak sejalan dengan Saudi Vision 2030.

Mohammed bin Salman yang juga menjabat sebagai Chairman Public Investment Fund (PIF) meluncurkan kendaraan tersebut pada Senin (21/9/2026).

"Peluncuran kendaraan pertama Ceer merupakan langkah lain yang diambil Kerajaan dalam perjalanan membangun ekosistem industri yang berkelanjutan dan makmur, serta memungkinkan sektor manufaktur otomotif menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi," kata Mohammed bin Salman dikutip dari Arab News, Rabu (23/9/2026).

Ia bilang, pengembangan industri tersebut dilakukan dengan menarik investasi, memberdayakan talenta nasional, serta memperkuat peran sektor swasta. Targetnya, kata ia, Saudi dapat berkembang menjadi salah satu pusat industri otomotif terkemuka di tingkat regional maupun global.

Exobot menjadi produk pertama Ceer dan tersedia dalam model sedan serta sport utility vehicle (SUV). Kendaraan tersebut menjadi bagian dari tujuh model yang direncanakan Ceer untuk diluncurkan secara bertahap dalam lima tahun ke depan.

Jajaran kendaraan itu nantinya mencakup mobil berukuran menengah hingga kompak dengan berbagai sistem penggerak untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda. Seluruh model akan diproduksi di kompleks industri Ceer yang berada di King Salman Automotive Cluster, King Abdullah Economic City.

Fasilitas tersebut disebut sebagai kompleks manufaktur otomotif terbesar dari jenisnya di Timur Tengah sekaligus salah satu fasilitas produksi otomotif paling maju di dunia. Ceer menyebut desain Exobot terinspirasi dari lanskap Arab Saudi, berakar pada budaya negara tersebut, sekaligus mencerminkan visinya.

Kendaraan tersebut juga dirancang dan dikembangkan secara lokal dengan mengacu pada spesifikasi internasional. Pengembangan Ceer bukan hanya soal memproduksi mobil listrik. Perusahaan tersebut diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Arab Saudi.

Ceer diproyeksikan menyumbang lebih dari 30 miliar riyal Saudi atau sekitar US$8 miliar, setara sekitar Rp133 triliun, terhadap produk domestik bruto (PDB) Arab Saudi. Perusahaan juga diperkirakan dapat memperbaiki neraca perdagangan negara tersebut sekitar 80 miliar riyal Saudi.

Selain itu, Ceer ditargetkan menciptakan lapangan pekerjaan langsung maupun tidak langsung berkualitas tinggi hingga 2034. Peluncuran kendaraan pertama Ceer sejalan dengan strategi PIF untuk mengembangkan ekosistem manufaktur otomotif lokal yang terintegrasi dan kompetitif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari peran dana kekayaan negara Arab Saudi itu dalam mendorong diversifikasi ekonomi.

Merek Mobil Pertama Arab Saudi

PIF pertama kali meluncurkan Ceer pada 2022 sebagai merek otomotif pertama Arab Saudi. Perusahaan dibentuk untuk mendukung pengembangan ekosistem industri nasional, menarik investasi asing maupun domestik, menciptakan peluang bagi sektor swasta, serta meningkatkan kontribusi industri terhadap perekonomian.

Kehadiran Exobot kini menjadi tonggak penting dari strategi tersebut karena menjadi kendaraan pertama yang diperkenalkan Ceer kepada publik. Melalui produksi tujuh model dalam lima tahun mendatang, Arab Saudi berupaya membangun rantai industri otomotif dalam negeri sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain baru di pasar kendaraan global.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Rahasia Arab Saudi Punya Air Melimpah Meski 95% Wilayahnya Gurun


Most Popular
Features