Ed Sheeran Salahkan Promotor usai 'Tendang' Macklemore dari Konsernya

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Rabu, 16/09/2026 12:40 WIB
Foto: Ed Sheeran tampil dalam konser iHeartRadio Jingle Ball di Madison Square Garden, New York City, AS. (REUTERS/Kylie Cooper)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ed Sheeran akhirnya buka suara setelah rapper Macklemore dicoret dari rangkaian tur Amerika Serikat (AS) miliknya. Pencoretan itu terjadi setelah Macklemore menyampaikan dukungan terhadap Palestina saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey.

Namun, alih-alih meminta maaf dan mengambil sikap, penyanyi asal Inggris tersebut justru menyalahkan promotor.

Dalam pernyataan panjang yang diunggah melalui Instagram, Sheeran menegaskan keputusan mengeluarkan Macklemore dari tur bukan berasal darinya. Ia bilang, keputusan tersebut dibuat oleh promotor setelah sejumlah pengelola stadion menolak menjadi tuan rumah apabila Macklemore tetap tampil.



"Penting bagi saya untuk menyampaikan beberapa fakta," tulis Sheeran mengawali keterangannya.

Menurut Sheeran, dia sebenarnya berusaha mencari jalan keluar dengan membuka komunikasi antara promotor, pemilik venue dan aktivis dari berbagai pihak. Namun, menurut pelantun Shape of You itu, keputusan dari venue dan promotor bersifat final.

"Macklemore keluar dari tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya," kata Sheeran.

Sheeran mengaku tidak ingin mengecewakan penggemar yang sudah membuat rencana untuk menghadiri konser. Ia juga mempertimbangkan kru tur, musisi dan penampil pendukung lain yang menggantungkan pekerjaan mereka pada rangkaian konser tersebut.

Sheeran juga mengatakan tidak mengatur daftar lagu maupun materi yang ingin dibawakan Macklemore. Kebebasan serupa, menurut dia, diberikan kepada seluruh musisi yang menjadi penampil pendukung dalam turnya.

Di tengah kritik terhadap sikapnya yang dianggap terlalu apolitis, Sheeran turut menjelaskan pandangannya mengenai konflik Israel-Palestina. Ia bilang, prihatin terhadap konflik tersebut dan menyebut penderitaan yang dialami warga sebagai tragedi kemanusiaan.

Meski begitu, dia merasa tidak perlu menyampaikan isu tersebut di atas panggung karena banyak penontonnya adalah anak kecil. 

"Alasan saya tidak menggunakan platform profesional saya untuk politik karena audiens saya terdiri dari banyak latar belakang, termasuk generasi muda dan anak kecil," jelasnya. 

Sikap Ed Sheeran ini memicu boikot. Ramai-ramai pengguna media sosial menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan tersebut. 

"Aneh sekali mengambil sikap apolitis ketika hal tersebut berhubungan dengan kemanusiaan," tulis seorang warganet.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: PBSI Bidik 1 Emas di Asian Games 2026