Jakarta, CNBC Indonesia - Bencana alam mulai dari tanah longsor, banjir, tsunami, hingga gunung meletus, makin sering terjadi di berbagai penjuru dunia. Seiring dengan makin tuanya usia Bumi yang diperparah dengan krisis iklim.
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara paling rawan bencana di dunia karena letak geografisnya berada di jalur pertemuan lempeng tektonik dunia dan wilayah iklim tropis yang aktif.
Sebagai penduduk yang tinggal di negara rawan bencana, penting untuk memiliki survival kit yang dapat dibutuhkan sewaktu-waktu saat keadaan darurat.
Barang wajib dalam tas survival kit menurut Palang Merah:
- Air mineral (minimal untuk 3 hari evakuasi)
- Makanan yang tidak mudah rusak dan mudah disajikan (misal biskuit, energy bars, makanan kaleng)
- Senter
- HP dan powerbank
- P3K dan obat-obatan untuk suplai 7 hari
- Pisau taktis
- Perlengkapan sanitasi dan kebersihan diri
- Fotokopi dokumen pribadi (KTP, paspor, akta kelahiran, polis asuransi, sertifikat rumah)
- Informasi kontak keluarga dan kontak darurat
- Uang tunai ekstra
- Selimut darurat
- Peluit
- Peta
- Jas hujan
Setelah mengumpulkan perlengkapan dasar untuk diri sendiri, tambahkan hal-hal personal lain yang mungkin dibutuhkan setiap anggota keluarga Anda, seperti:
- Perlengkapan medis (alat bantu dengar dengan baterai ekstra, kacamata, lensa kontak, dll)
- Perlengkapan bayi (botol, susu formula, makanan bayi, popok)
- Persediaan hewan peliharaan
- Pembuka kaleng manual
- Dll
(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pertamina Eco Runfest 2026 Bawa Inisiatif Ramah Lingkungan