Alas Kaki ini Ternyata Tidak Disarankan Pramugari Dipakai di Pesawat

Lynda Hasibuan,  CNBC Indonesia
24 August 2026 08:25
Suasana sepi toko sepatu dan sandal di Katulampa, Parung Banteng, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025). Barang-barang terpajang rapi tanpa pengunjung di toko ini. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Ilustrasi sandal. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menjaga kenyamanan selama penerbangan memang menjadi salah satu hal krusial yang perlu diperhatikan penumpang selain faktor keselamatan. Kombinasi pemilihan baju yang tepat, membawa perlengkapan pribadi, hingga memesan kursi strategis sering kali menjadi strategi andalan agar perjalanan jarak jauh tidak terasa melelahkan.

Namun, ada satu detail kecil yang kerap terlewatkan padahal berdampak besar pada kenyamanan dan keselamatan yakni pemilihan alas kaki. Mengutip laporan dari Travel + Leisure, para pakar penerbangan dan awak kabin mengimbau penumpang untuk menghindari penggunaan sandal jepit saat pergi ke bandara maupun selama berada di dalam pesawat.

"Sandal jepit dan sepatu yang ujungnya terbuka mungkin nyaman, tetapi itu ide yang buruk untuk dipakai di pesawat," kata Venezia Macias, seorang pramugari yang berbasis di Las Vegas, Amerika Serikat.

Keselamatan hal yang utama
Bukan tanpa alasan, memakai sandal jepit tak hanya bisa membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Saat evakuasi pesawat, sandal jepit dapat terlepas dari kaki Anda, sehingga Anda terpaksa meninggalkannya atau memperlambat langkah untuk mengambilnya. Selain itu, dalam situasi darurat, Anda perlu melindungi jari-jari kaki Anda jika terjadi serpihan dan bahaya lainnya.

"Dalam kasus evakuasi darurat yang jarang terjadi, sepatu tipis dapat memperlambat Anda atau membuat Anda tidak terlindungi," kata Macias.

Laura Asilis, seorang Penasihat Travel + Leisure pun setuju dengan hal tersebut.

"Demi alasan keamanan, dalam keadaan darurat, sandal jepit tidak praktis dan dapat memperlambat Anda. Sepatu tertutup atau sepatu datar yang suportif jauh lebih aman," ujarnya.

Kenyamanan selama penerbangan
Selain masalah keselamatan, ada juga faktor kenyamanan. Diketahui kabin pesawat bisa dingin, dan sandal jepit tidak memberikan perlindungan yang memadai. Jari-jari kaki yang terbuka akan membuat Anda lebih kedinginan, dan juga membuat kaki rentan terhadap cedera yang tidak disengaja dari penumpang lain.

"Di lorong sempit, orang-orang terus-menerus menginjak satu sama lain dan menggulingkan tas di atas jari kaki tanpa menyadarinya," kata Macias.

Insiden ini sudah menyakitkan dan bahkan lebih bermasalah jika kaki Anda tidak terlindungi dengan baik.

Kebersihan
Lalu ada faktor kebersihan. Berjalan tanpa alas kaki atau hampir tanpa alas kaki di toilet pesawat adalah sesuatu yang disesalkan sebagian besar penumpang.

"Lantai, terutama toilet, tidak higienis," ujar Macias.

Ia menjelaskan bahwa kamar mandi pesawat sulit dibersihkan, dan lantainya sering basah. Sandal jepit hanya memberikan perlindungan minimal dan biasanya tidak memiliki daya cengkeram yang kuat, sehingga kaki Anda dapat bersentuhan dengan permukaan yang tidak higienis yang digunakan oleh banyak penumpang sebelumnya.

Jenis Sepatu yang Direkomendasikan
Alih-alih mempertaruhkan keselamatan dan kenyamanan Anda, pilihlah sepatu tertutup yang mudah dilepas saat pemeriksaan keamanan, namun tetap memberikan perlindungan kaki yang menyeluruh. Sepatu kets, sepatu pantofel, atau sepatu flat yang suportif menawarkan kombinasi terbaik antara keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan untuk perjalanan udara.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bandara Paling Bahaya di Dunia, Tak Semua Pilot Bisa Mendarat di Sini


Most Popular
Features