Temui Korban Gempa NTT, Wapres Gibran Minta Maaf

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Kamis, 20/08/2026 19:46 WIB
Foto: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengecek pemulihan pascagempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/08/2026). (Foto Setwapres)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan permintaan maaf saat bertemu korban gempa bumi NTT di posko pengungsian di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kamis sore (20/08/2026). Wapres mengakui masih banyak kekurangan dari pemerintah dalam memulihkan situasi pascabencana yang mengguncang wilayah tersebut pada akhir pekan lalu..

"Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sampai saat ini masih banyak kekurangan di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, seluruh langkah penanganan darurat harus memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat," ungkapnya.

Wapres Gibran menegaskan bahwa masyarakat tidak akan dibiarkan menghadapi dampak bencana sendirian. Dia telah meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan bantuan menyentuh seluruh masyarakat terdampak, terutama bagi masyarakat di wilayah yang sulit diakses seperti pemukiman di pegunungan.


"Ini adalah tanggung jawab negara. Saya juga meminta perhatian khusus diberikan kepada ibu hamil dan menyusui, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Mereka harus didata, dipantau, dan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhannya," pintanya.

Kepada para pengungsi, Wapres Gibran berpesan agar untuk sementara tidak kembali ke rumah masing-masing yang mengalami kerusakan, mengingat potensi gempa susulan masih tinggi.

Selama berada di NTT untuk mengecek pemulihan pascabencana, Wapres juga menyaksikan sejumlah mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang turut hadir bersamanya, memberikan pendampingan psikososial melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana. Para mahasiswa mengajak anak-anak mengisi waktu dengan bernyanyi dan bermain tebak-tebakan untuk membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Medical Tourism,Klinik Kecantikan Kelas Dunia Investasi di Bali