Kelereng Jadi Cendera Mata HUT RI di Istana, Mensesneg Ungkap Maknanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan tamu undangan yang menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, mendapatkan tas berisi suvenir. Lantas apa isinya?
Beberapa tamu undangan yang hadir berkenan menunjukkan isi tas yang mereka peroleh. Terlihat isi tasnya beragam, mulai dari kipas, buku berjudul "Presiden Solusi", buku catatan, gelas, kelereng, topi, kaus, handuk, karet loncat, tatakan gelas, hingga card holder. Beragam cendera mata tersebut menjadi bagian dari pengalaman masyarakat yang hadir langsung mengikuti upacara tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan makna dari isi suvenir yang diberikan. Salah satu yang menarik adanya kelereng yang diberikan.
"Maknanya sebenarnya supaya kita ada mengingat juga hal-hal yang menjadi tradisi-tradisi kita selama ini menjadi budaya-budaya kita," kata Prasetyo, kepada wartawan.
Prasetyo juga menjelaskan bahwa konsep yang disiapkan panitia memang menginginkan banyak menampilkan budaya dan kesenian asli Indonesia. Sebagai catatan, Prasetyo juga menjabat sebagai Ketua Panitia Perayaan HUT ke-81 RI.
"Semata-mata untuk menjaga semua tradisi kita dan melestarikan kepada generasi-generasi yang akan datang," ujar Prasetyo.
Dalam kesempatan itu Prasetyo juga mengungkapkan dalam acara ini ada 9.800 kursi tamu undangan yang disediakan. Awalnya panitia menyediakan 8.100 kursi kemudian ditambah dua blok untuk tamu undangan sebanyak 1.700.
"Kemudian juga kami sediakan tenda di Jalan Merdeka Utara bagi saudara-saudara kita yang mungkin belum beruntung mendapatkan war ticket, tapi berkesempatan ikut hadir dapat kami siapkan tempat, ada tenda juga, ada layar lebar untuk bisa mengikuti semua prosesi yang ada di dalam halaman istana," terangnya.
(miq/miq)