Panas Membara, Suhu di Wilayah Ini Tembus 50 Derajat Celcius

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 02/08/2026 19:30 WIB
Foto: Seorang pria mengambil foto saat matahari terbit di atas cakrawala kota dari balkon di lantai 42 sebuah hotel pada hari berkabut di Dubai, Uni Emirat Arab. (AP/Kamran Jebreili/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang panas yang dahsyat diperkirakan akan melanda sebagian besar wilayah Arab dalam beberapa hari mendatang. Suhu diperkirakan mendekati atau melebihi 50 derajat C di beberapa bagian Teluk.

Mengutip Gulf News, ahli meteorologi mengatakan sekitar 10 negara Arab akan terkena dampak pola cuaca yang membawa panas ekstrem berkepanjangan, suhu malam yang luar biasa hangat, dan, di beberapa daerah, kemungkinan hujan deras di akhir musim.

Model cuaca menunjukkan bahwa kondisi yang paling parah akan terkonsentrasi di Semenanjung Arab dan Irak, khususnya Kuwait, Arab Saudi bagian timur, wilayah pedalaman dan gurun di UEA, dan Bagdad, di mana suhu siang hari diperkirakan akan meningkat hingga sekitar 50 derajat C, dan beberapa lokasi berpotensi melebihi ambang batas tersebut.


Gelombang panas didorong oleh fenomena alam yang disebut heat dome alias kubah panas, yaitu kondisi ketika udara panas terperangkap di dekat permukaan dan menekan pembentukan awan, sehingga suhu terus meningkat selama beberapa hari.

Yordania, Lebanon, dan Palestina juga diperkirakan akan mengalami kondisi panas hingga sangat panas, meskipun daerah pegunungan akan tetap relatif lebih sejuk.

Perkiraan regional ini muncul ketika badan-badan meteorologi nasional di Timur Tengah memperingatkan bahwa cuaca panas yang ekstrem saat ini kemungkinan akan terus berlanjut hingga minggu depan. Beberapa negara mengeluarkan peringatan kesehatan masyarakat yang mendesak masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari dalam waktu lama, tetap terhidrasi dan melakukan tindakan pencegahan ekstra selama jam-jam terpanas dalam sehari.

Arab Saudi diperkirakan akan mengalami suhu yang lebih panas dari rata-rata, tidak hanya dalam beberapa hari mendatang, tetapi juga sepanjang bulan Agustus, September dan Oktober, menurut Pusat Meteorologi Nasional Saudi.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Puji Piala Dunia 2026 sebagai Salah Satu Acara Terbesar