Selena Gomez Tuai Seruan Boikot usai Buka Rare Beauty di Israel

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
28 July 2026 11:35
Selena Gomez berpose di karpet merah pada acara Golden Globes ke-83 di Beverly Hills, California, AS, Minggu (11/1/2026). (REUTERS/Daniel Cole)
Foto: Selena Gomez berpose di karpet merah pada acara Golden Globes ke-83 di Beverly Hills, California, AS, Minggu (11/1/2026). (REUTERS/Daniel Cole)

Jakarta, CNBC Indonesia - Brand kecantikan milik penyanyi dan aktris Selena Gomez, Rare Beauty, tengah menjadi sorotan tajam di media sosial. Merek kosmetik populer tersebut menuai kritik dan seruan boikot dari para penggemar menyusul laporan bahwa produk-produk Rare Beauty akan segera tersedia di pasar Israel mulai Agustus mendatang.

Melansir laporan The Express, produk Rare Beauty dijadwalkan hadir di beberapa lokasi fisik terpilih serta platform aplikasi milik Be Pharm-salah satu peritel besar di Israel.

Pengumuman ekspansi ini disampaikan dalam acara Iconic Summer Be Pharm di Eilat, di mana pihak peritel mengeklaim telah mengamankan stok senilai jutaan shekel demi mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen.

Meski memicu kontroversi besar, peluncuran ini diketahui tidak terikat dalam kontrak distribusi resmi dari pihak Rare Beauty maupun Selena Gomez. Produk-produk tersebut masuk ke pasar Israel melalui sistem impor paralel.Ā Dengan demikian, Be Pharm secara independen memperoleh dan memasok produk Rare Beauty yang asli dari pasar luar negeri untuk dijual kembali di jaringan mereka, tanpa melibatkan rantai pasok atau persetujuan langsung dari manajemen merek kosmetik tersebut.

Namun, fakta jalur distribusi ini tidak meredakan ketegangan di dunia maya. Gelombang kekecewaan telanjur meluas, terutama karena peluncuran ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas dan eskalasi konflik di Gaza utara baru-baru ini.

Kolom komentar di berbagai platform media sosial segera dibanjiri oleh reaksi negatif dari para penggemar yang menyayangkan keberadaan produk tersebut di Israel.

"Dia baru saja kehilangan banyak followers, termasuk saya," tulis salah satu pengguna media sosial. Sementara yang lain menambahkan, "Merek lain yang harus diboikot," disertai dengan seruan "Bebaskan Palestina."

Sebagian warganet lain tampak mempertanyakan keterlibatan langsung Selena Gomez, namun tidak sedikit pula penggemar yang pasang badan dan mencoba meluruskan situasi terkait mekanisme impor paralel yang digunakan peritel.

"Apakah kalian bodoh? Itu bukan dari Rare Beauty secara langsung. Itu dari peritel," bela seorang warganet.

Kendati demikian, penjelasan tersebut tetap menuai skeptisisme. Sebagian pengguna menuduh argumen itu hanya dalih manipulatif dan meyakini bahwa transaksi tetap melibatkan penjualan dari pihak merek ke peritel besar.

"Para penggemarnya mencoba memanipulasi orang dengan mengatakan bahwa ini bukan peluncuran resmi, padahal dia menjual langsung ke pengecer besar Israel yang mirip dengan Sephora," tegas seorang warganet lainnya.

Hingga saat ini, baik Selena Gomez secara pribadi maupun perwakilan dari Rare Beauty belum memberikan pernyataan resmi atau tanggapan publik terkait kontroversi yang sedang bergulir. Tidak ada pula indikasi atau unggahan di media sosial yang menunjukkan Gomez mendukung kemitraan ini secara langsung.

Di sisi lain, Be Pharm tampaknya akan tetap melanjutkan rencana penjualan sesuai jadwal pada bulan Agustus. Peritel tersebut bersiap meluncurkan deretan produk terlaris Rare Beauty.Ā 

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gwyneth Paltrow Dikecam Gegara Bintangi Iklan Properti Israel


Most Popular
Features