Dua Buah Tertulis di Al Quran, Khasiatnya Bisa Turunkan Kolesterol

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 21/07/2026 09:40 WIB
Foto: Auguste A via Unsplash

Jakarta, CNBC Indonesia - Al Quran cukup sering menyebut buah-buahan seperti kurma, anggur, zaitun, delima, tin, dan pisang sebagai bagian dari gambaran tentang nikmat Allah dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Menariknya, sejumlah buah tersebut kini diketahui memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Di antara buah-buahan yang disebut dalam Al Quran, ada dua yang ternyata memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol. Berikut penjelasannya. 

1. Buah tin atau ara

Al-Qur'an punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

Referensi buah tin dalam ayat Al-Qur'an berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

Buah ara yang dalam bahasa Inggris disebut fig juga mengandung magnesium, mineral dalam tubuh yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan keseimbangan energi.


2. Buah zaitun

Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur'an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam. Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

Dalam Surat Al Mu'minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

Zaitun juga memiliki asam lemak esensial yang bagus untuk fungsi jantung dan otak, serta polifenol yang memiliki sifat antioksidan. Bahkan banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun juga dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Puji Piala Dunia 2026 sebagai Salah Satu Acara Terbesar