Indonesia Jadi Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah, Hanya 1,3%

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Kamis, 16/07/2026 09:35 WIB
Foto: Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 33 Jakarta. (Dok. sman33jkt)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia tercatat sebagai negara dengan belanja pendidikan paling rendah dibandingkan sejumlah negara lain di dunia. Alokasi anggaran pendidikan Indonesia hanya mencapai 1,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Data UNESCO Institute for Statistics mencatat, meski mengalokasikan anggaran pendidikan paling kecil, Indonesia memiliki 40,2% penduduk berusia 24 tahun ke bawah. Ini menunjukkan tingginya proporsi penduduk usia muda yang membutuhkan akses pendidikan.

Di posisi kedua terdapat Pakistan yang mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 2% dari PDB, diikuti Bangladesh dengan angka yang sama. Sementara itu, Singapura berada di posisi keempat dengan belanja pendidikan 2,2% dari PDB, disusul Thailand sebesar 2,5%.

Adapun Vietnam dan Irlandia sama-sama mengalokasikan 2,9% dari PDB untuk sektor pendidikan. Kemudian Türkiye berada di angka 3,1%, sedangkan Rumania dan Jepang masing-masing mengalokasikan 3,3% dari PDB.

Berikut daftar 10 negara dengan belanja pendidikan terendah berdasarkan persentase terhadap PDB dikutip dari Seasia Stats, Kamis (15/7/2026) :

1. Indonesia - Belanja pendidikan 1,3% dari PDB | Penduduk usia ≤24 tahun: 40,2%
2. Pakistan - 2,0% | 56,2%
3. Bangladesh - 2,0% | 46,6%
4. Singapura -2,2% | 25,6%
5. Thailand - 2,5% | 26,9%
6. Vietnam - 2,9% | 36,6%
7. Irlandia - 2,9% | 31,6%
8. Türkiye - 3,1% | 35,4%
9. Rumania - 3,3% | 26,7%
10. Jepang - 3,3% | 20,8%

UNESCO menyoroti adanya kesenjangan antara besarnya investasi pendidikan dan tingginya jumlah penduduk usia muda di sejumlah negara. Kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan kekhawatiran terhadap pengembangan kualitas tenaga kerja di masa depan serta daya saing ekonomi dalam jangka panjang.



(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Veddriq & Desak Raih Medali Emas Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026