Pendidikan Siswa Baru SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo Dimulai
Sukoharjo, CNBC Indonesia - Sebanyak 160 siswa baru resmi memulai perjalanan pendidikan mereka di SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo pada Tahun Ajaran 2026/2027. Para siswa terpilih merupakan bagian dari 2.560 pendaftar yang mengikuti proses seleksi ketat, sehingga hanya sekitar 6% yang berhasil diterima.
Mereka adalah siswa-siswi berprestasi dengan kemampuan akademik di atas rata-rata yang berasal dari keluarga prasejahtera. Melalui sistem boarding school gratis, CTARSA Foundation memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh pendidikan berkualitas sebagai bekal memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Momentum hari pertama sekolah menjadi awal perjalanan bagi para peserta didik untuk dibina tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, integritas, dan kepedulian sosial. Kehadiran para orang tua yang mengantarkan putra-putri mereka turut menjadi simbol komitmen bersama antara keluarga dan sekolah dalam membentuk generasi masa depan Indonesia.
Ketua Yayasan CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung menyambut langsung kedatangan para siswa beserta orang tua, ditandai dengan pembukaan gerbang sekolah yang dilakukan langsung olehnya. Dalam sambutannya, Anita menegaskan pendidikan merupakan investasi terbaik untuk menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.
"Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang. Melalui SMA Unggulan CTARSA Foundation, kami ingin menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak berprestasi dari keluarga prasejahtera agar kelak mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi masyarakat," ujar Anita seperti dikutip siaran pers, Selasa (14/7/2026).
Sebagai bentuk motivasi, para siswa juga diperkenalkan dengan alumni SMA Unggulan CTARSA Foundation yang telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya adalah Muhammad Dani Sirait, alumnus yang saat ini menempuh studi doktoral (S3) Kimia di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi sekaligus menjadi pembina Olimpiade Kimia.
Selain itu hadir Arjun Hasibuan, peneliti postdoctoral di BRIN dan dosen di beberapa perguruan tinggi, serta Galang Adira Prayoga, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang juga aktif mengembangkan usaha di bidang teknologi.
Para alumni berbagi pengalaman mengenai pentingnya disiplin, semangat belajar, dan kerja keras dalam meraih cita-cita, sehingga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa baru untuk terus berprestasi.
Mobil Literasi dari Bank Mandiri
Pada kesempatan yang sama, Bank Mandiri melalui Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi menyerahkan secara simbolis satu unit Mobil Literasi kepada CTARSA Foundation yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung.
Bantuan tersebut merupakan wujud kolaborasi dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan budaya literasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan. Mobil Literasi ini akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program literasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan CTARSA Foundation di berbagai daerah.
Rangkaian kegiatan hari pertama sekolah juga diisi dengan laporan Kepala SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo, sambutan Ketua Yayasan CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung, motivasi dari Dosen ITB Imam Santoso, penandatanganan perjanjian kerja sama antara orang tua dan sekolah, serah terima simbolis siswa dari orang tua kepada kepala sekolah, penyerahan Mobil Literasi, serta tur lingkungan sekolah.
Sejak berdiri pada tahun 2018, SMA Unggulan CTARSA Foundation telah menjadi sekolah berasrama gratis yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera. Berdasarkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sekolah ini berhasil meraih peringkat pertama SMA terbaik di Provinsi Jawa Tengah dan peringkat ke-22 secara nasional.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo memiliki 405 siswa aktif, terdiri atas 160 siswa kelas X, 122 siswa kelas XI, dan 123 siswa kelas XII. Melalui pendidikan berkualitas yang dipadukan dengan pembinaan karakter dan kepemimpinan, CTARSA Foundation terus berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia.
(miq/miq) Add
source on Google