Prabowo Resah! Indonesia Bisa B50 Tapi Belum Masuk Piala Dunia

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
09 July 2026 15:39
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan jelang peresmian Biodisel B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan jelang peresmian Biodisel B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengaku dirinya merasa resah. Pasalnya, Indonesia berhasil menjadi negara pertama yang mampu memanfaatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dengan campuran minyak sawit sebesar 50% atau B50, tetapi belum bisa tembus ke ajang sepak bola bergengsi, Piala Dunia.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara peluncuran BBM B50 di SPBU Pertamina, Rest Area KM 57, Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Jadi saya resah terus terang saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia, bagaimana caranya masuk piala dunia?" ungkap Prabowo.

Dia pun meminta agar masyarakat dan semua pihak tidak menganggap enteng soal sepak bola. Menurutnya, sepak bola adalah kehormatan suatu bangsa. Dia pun memanggil Menteri Pemuda dan Olah Raga Erick Thohir.

"Siapa bertanggung jawab Erick Thohir mana Erick Thohir?" tanya Prabowo. Karena tidak menemukan sosok yang dicari, dia menitipkan pesan untuk Erick Thohir soal masalah ini kepada kakak Erick Thohir, Boy Thohir yang hadir di acara peluncuran B50.

"Boy kasih tau adik mu ya," ujar Presiden diiringi tawa tamu undangan. Prabowo pun tiba-tiba bertanya kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Mana Menkeu, apa yang diperlukan supaya kita masih Piala Dunia?" ungkapnya.

Adapun, Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi zona Asia. Langkah Skuad Garuda terhenti usai menelan kekalahan krusial 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Komentar Cristiano Ronaldo Setelah Portugal Disingkirkan Spanyol


Most Popular
Features