IShowSpeed Diduga Jadi Korban Rasisme, FIFA Lakukan Investigasi

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
08 July 2026 13:05
YouTuber  IShowSpeed. (Screenshot Youtube/IShowSpeed)
Foto: YouTuber IShowSpeed. (Screenshot Youtube/IShowSpeed)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan pengatur sepak bola dunia, FIFA, melakukan penyelidikan menyusul dugaan pelecehan rasisme yang menimpa influencer media sosial terkenal asal Amerika Serikat, Darren Jason Watkins Jr, atau yang lebih dikenal sebagai IShowSpeed. Insiden tersebut terjadi di tribun Stadion Hard Rock, Miami, saat laga babak 32 besar yang mempertemukan Argentina dan Tanjung Verde pada Jumat (3/7).

Mengutip BBC, IShowSpeed merupakan salah satu kreator konten terbesar di dunia saat ini dengan total 57 juta subscriber di YouTube dan 53 juta pengikut di TikTok.

Selama turnamen berlangsung, ia aktif melakukan siaran langsung pertandingan. Popularitasnya bahkan menarik perhatian tokoh-tokoh besar sepak bola; Presiden FIFA Gianni Infantino serta legenda Barcelona dan AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, yang sempat muncul dalam beberapa siaran langsungnya.

Menanggapi insiden tersebut, FIFA bergerak cepat dan menyatakan telah mengetahui rekaman yang beredar serta langsung memulai investigasi mendalam.

Dalam rekaman yang disiarkan langsung di saluran YouTube pribadinya, pemuda berusia 21 tahun itu tampak mengenakan jersey Tanjung Verde dan sempat terlibat konfrontasi dengan seorang pendukung Argentina. Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan tipis Argentina 3-2 atas Tanjung Verde.

"Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keragaman, dan rasa hormat. Turnamen ini menyatukan orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia. Siapa pun yang bertindak dengan cara yang merusak nilai-nilai ini tidak diterima dalam permainan kami," tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Kasus yang menimpa IShowSpeed ini memperpanjang daftar hitam insiden rasisme di sekitar penyelenggaraan turnamen. Hanya berselang beberapa hari sebelumnya, bintang lini depan Prancis, Kylian Mbappe, juga harus bersuara keras setelah dirinya menjadi target serangan rasial.

Mbappe mengecam seorang senator Paraguay, Celeste Amarilla, dengan sebutan "tercela" dan tidak layak memegang jabatannya. Kecaman ini muncul setelah Amarilla mengunggah pernyataan rasis di platform X yang mengejek asal-usul serta pendidikan Mbappe, menyusul kekalahan Paraguay dari Prancis di babak 16 besar.

Menyikapi hal tersebut, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tidak tinggal diam. FFF mengutuk keras komentar Amarilla sebagai tindakan yang "sangat menjijikkan dan tidak dapat diterima", serta telah mengumumkan rencana untuk mengajukan tuntutan pidana secara resmi.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kapten Cape Verde Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan, Ini Reaksi FIFA


Most Popular
Features